5 Prodi Terketat SBMPTN Undip 2022, Nomor Satu Bukan Kedokteran

Jumlah peminat Universitas Diponegoro (Undip) pada jalur SBMPTN tahun ini adalah 55.758 peserta. Sementara, jumlah calon mahasiswa baru yang diterima hanya 3.258 peserta saja.
Sebaran calon mahasiswa yang lulus adalah 1.904 untuk program studi (prodi) saintek dan 1.354 untuk prodi soshum. Total seluruh prodi yang bisa dipilih dalam seleksi ini adalah 53, dengan 35 di antaranya saintek dan 18 soshum.

Baca Juga : Dana Abadi Rp 7 Triliun untuk PTN Badan Hukum dari Pemerintah, Buat Apa?

Disebutkan dalam laman resmi Undip, sejumlah prodi menempati peringkat tertinggi dalam hal keketatan (perbandingan antara yang diterima dengan jumlah pendaftar). Apa saja prodi yang dimaksud?

Prodi Terketat SBMPTN 2022 Undip
A. Saintek
Farmasi
Kedokteran gigi
Kedokteran
Informatika
Gizi
B. Soshum
Ilmu komunikasi
Psikologi
Manajemen
Hubungan internasional
Administrasi bisnis
“Menjadi mahasiswa Undip adalah kebanggaan, terlebih Universitas Diponegoro menjadi nomor satu yang lulusannya cepat mendapat kerja versi QS Rangkings,” ucap Kepala Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Undip, Prof. Dr. Ir. Setia Budi Sasongko memberi selamat kepada calon mahasiswa baru, dikutip dari laman kampus.

Pihak kampus mengimbau para mahasiswa yang diterima di Undip melalui SBMPTN 2022 untuk segera melakukan daftar ulang di https://regonline.undip.ac.id/index.php/login. Adapun cara masuk ke portal tersebut adalah dengan menggunakan nomor peserta UTBK serta password berupa tanggal lahir berformat DDMMY (tanggal, bulan, tahun).

Pada laman daftar ulang Undip ditegaskan, calon mahasiswa yang tidak registrasi online atau melakukan registrasi tapi tidak membayar UKT hingga batas waktu, maka akan dianggap mengundurkan diri.

Berdasarkan data statistik SBMPTN 2022 yang dikeluarkan LTMPT, kampus ini berada di peringkat ke-6 dalam jajaran perguruan tinggi negeri (PTN) dengan nilai rerata tertinggi yang diterima pada prodi saintek. Nilai rerata peserta saintek universitas tersebut adalah 622,01.

Selanjutnya, dalam daftar PTN dengan nilai rerata tertinggi prodi soshum, Undip ada di ranking ke-4 dengan nilai rata-rata 651,32.

Dana Abadi Rp 7 Triliun untuk PTN Badan Hukum dari Pemerintah, Buat Apa?

Bekerjasama dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan LPDP Kementerian Pendidikan dan Budaya, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) meluncurkan program Merdeka Belajar episode ke-21 yakni Dana Abadi Perguruan Tinggi. Program ini ditujukan untuk mendukung world class university serta kemandirian pendanaan perguruan tinggi negeri (PTN).
Dalam program ini telah disiapkan dana Rp 7 Triliun untuk berbagai perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTNBH) di Indonesia. Dari dana tersebut, kisaran bunganya di tahun 2022 sebesar Rp 455 Miliar, kemudian di tahun 2023 Rp 350 miliar, dan tahun 2024 Rp 500 miliar.

Baca Juga : PPDB Sumut 2022 Tahap Daftar Ulang Dimulai Hari Ini, Bagaimana Tata Caranya?

“7 Triliun ini yang akan dikelola oleh LPDP dan bunganya setiap tahunnya akan disalurkan ke PTNBH yang berhasil meningkatkan dana abadinya masing-masing, ” ujar Nadiem Makarim dalam siaran langsung program Merdeka Belajar episode ke-21: Dana Abadi Perguruan Tinggi di kanal YouTube Kemendikbud RI, Senin (27/6/2022).

Melalui program ini diharapkan PTNBH tidak hanya mengandalkan pemerintah serta uang kuliah tunggal (UKT) dalam pendanaan universitasnya. Melainkan bisa mengelola Dana Abadi yang diberikan untuk mendapatkan pendanaan lebih besar melalui kerja sama swasta, internasional, serta donasi alumni.

Hal inilah yang juga dilakukan universitas kelas dunia seperti Harvard Business School, Massachusetts Institute of Technology (MIT), dan Nanyang Technological University (NTU). Ketiga universitas tersebut mampu mendapatkan donasi fantastis untuk mendukung kemajuan mahasiswa dan kampus di tahun 2022. Ada MIT yang berhasil mendapat target donasi $ 80 juta dengan target alumni yang menyumbang sebanyak 40.000 orang. Kemudian juga NTU yang memiliki total donasi $ 40 juta dolar singapura yang diberikan bantuan untuk 1.900 mahasiswanya. Lalu ada Harvard Business School yang memiliki total donasi $ 162 juta di tahun 2022 dengan total 10.500 alumni yang menyumbang.

Dari situ dapat dilihat bahwa setiap PTN perlu meningkatkan kemandirian pendanaannya untuk mendukung meningkatkan dana abadinya, tenaga pendidik, beasiswa, riset, dan lain sebagainya. Adapun terkait penerimaan dana abadi yang dibantu LPDP, Menteri Nadiem menegaskan hanya bisa diberikan pada PTNBH.

“Alasannya sangat sederhana, karena hanya PTNBH yang punya secara regulasi kemampuan dan hak mengelola aset finansial secara independen,” tutur Nadiem.

Nadiem menjelaskan program ini mendorong PTNBH untuk memiliki dana abadi secara mandiri, dan belajar caranya mengelola dana abadi seperti universitas di seluruh dunia. Melalui program ini Kemendikbudristek dan Kemenkeu melalui LPDP akan melihat peningkatan kualitas PTNBH dalam mengelola dana abadinya. Kemudian barulah ditentukan pengalokasian bunga dari dana abadi Rp 7 Triliun yang dikelola LPDP.

PPDB Sumut 2022 Tahap Daftar Ulang Dimulai Hari Ini, Bagaimana Tata Caranya?

Hasil Penerimaan Peserta Didik Baru Sumatera Utara (PPDB Sumut) 2022 untuk jenjang SMA dan SMK telah diumumkan baik bagi tahap 1 dan 2. Tahapan selanjutnya bagi peserta yang lolos dapat mulai melakukan pendaftaran ulang mulai hari ini Senin, 27 Juni 2022 hingga 2 Juli 2022.

Dikutip dari Petunjuk Teknis PPDB Sumut, tahap daftar ulang ini ditujukan bagi peserta PPDB tahap 1 dan tahap 2 tanpa dipungut biaya apapun. Bagi peserta yang dinyatakan lulus namun tidak melakukan pendaftaran ulang pada sekolah pilihannya, maka peserta dianggap mengundurkan diri dan digantikan oleh peserta lainnya.

Baca Juga : 10 Universitas Prodi Matematika Terbaik di Asia, Ada Kampus Indonesia?

Tata Cara Pendaftaran Ulang PPDB Sumut 2022

1. Peserta didik yang telah dinyatakan lulus PPDB melakukan pendaftaran ulang di sekolah yang dituju dengan membawa seluruh dokumen asli dan fotocopy sesuai dengan seleksi atau jalur yang dipilih pada saat mendaftar. Daftar dokumen dapat dilihat pada http://ppdb.disdik.sumutprov.go.id/public/persyaratan.html

2. Proses pendaftaran ulang yang dilakukan di sekolah wajib mematuhi protokol kesehatan COVID-19

3. Verifikasi dokumen dilakukan sekolah sebelum dimulainya Tahun Pelajaran 2022/20223, jika ditemukan pemalsuan dokumen maka akan diproses sesuai dengan aturan hukum yang berlaku dan dicabut haknya sebagai peserta didik baru

Sebelumnya, hasil PPDB Sumut 2022 tahap 1 telah diumumkan pada 30 Mei 2022, sementara PPDB Sumut 2022 diumumkan pada 25 Juni 2022 lalu. Cara melihat hasil seleksi masih sama. Peserta hanya perlu memasukkan jalur seleksi dan sekolah pilihan dalam pencarian.

Bagi peserta PPDB Sumut 2022 tahap 1 dan 2 yang terlewat untuk melihat hasil pengumuman, peserta dapat mengunjungi laman https://ppdb.disdik.sumutprov.go.id/ pada bagian Hasil Seleksi. Berikut langkah-langkahnya secara rinci:

Cara Cek Pengumuman PPDB Sumut 2022

1. Buka ppdb.disdik.sumutprov.go.id

2. Pilih menu Hasil Seleksi

3. Kemudian pilih Sekolah/Jurusan

4. Lalu pilih jalur Zonasi, Afirmasi, Perpindahan Orang Tua/Wali, Prestasi Nilai Rapor, atau Prestasi Hasil Lomba

5. Daftar nama peserta yang lolos akan ditampilkan

Demikian cara cek hasil seleksi dan tata cara daftar ulang di PPDB Sumut 2022.

10 Universitas Prodi Matematika Terbaik di Asia, Ada Kampus Indonesia?

Lembaga pemeringkatan internasional Quacquarelli Symonds (QS) dengan skema World University Rankings (WUR) tahun 2022 merilis daftar universitas terbaik di Asia dalam bidang Matematika.
Pemeringkatan tersebut didasarkan pada lima komponen yakni reputasi akademik, reputasi di mata perekrut, kutipan penelitian per makalah, indeks-H, dan jaringan riset Internasional (berdasarkan area fakultas yang luas).

Berdasarkan indikator kelima penilaian, National University of Singapore (NUS) menjadi kampus teratas dalam peringkat QS WUR 2022 by Subject Mathematics dengan skor 87,5.

Kemudian di peringkat dua ada Tsinghua University China dengan skor 83,6 dan melengkapi tiga terbaik ada Peking University China dengan skor 83,4.

Sementara untuk kampus di Indonesia, peringkat terbaik dalam QS WUR 2022 by Subject Mathematics ada Institut Teknologi Bandung (ITB) yang menempati peringkat 109.

10 Universitas Matematika Terbaik di Asia Versi QS WUR 2022:

1. National University of Singapore (NUS)
Peringkat dunia subject matematika: 13

2. Tsinghua University China
Peringkat dunia subject matematika: 24

3. Peking University China
Peringkat dunia subject matematika: 25

4. The University of Tokyo, Japan
Peringkat dunia subject matematika: 31

5. Nanyang Technological University, Singapore (NTU)
Peringkat dunia subject matematika: 33

6. Kyoto University Japan
Peringkat dunia subject matematika: 35

7. The Hong Kong University of Science and Technology
Peringkat dunia subject matematika: 37

Baca juga: Jalur Mandiri UNY 2022 Masih Dibuka, Begini Syarat & Biaya Pendaftarannya

8. The Chinese University of Hong Kong (CUHK)
Peringkat dunia subject matematika: 41

9. Seoul National University
Peringkat dunia subject matematika: 44

10. Shanghai Jiao Tong University
Peringkat dunia subject matematika: 50

Nah, itulah 10 universitas matematika terbaik di Asia versi QS WUR 2022.

Jalur Mandiri UNY 2022 Masih Dibuka, Begini Syarat & Biaya Pendaftarannya

Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) masih membuka kesempatan bagi calon mahasiswa melalui Jalur Mandiri atau Seleksi Mandiri (SM) 2022. Pendaftaran SM UNY program Sarjana masih dibuka hingga 20 Juli 2022.
Jalur mandiri UNY 2022 yang dibuka ada beberapa jalur, di antaranya jalur Talent Scouting, Prestasi Olahraga Unggul, Prestasi Akademik, Prestasi Unggul, hingga CBT Kampus & Domisili.

Masing-masing jalur ini memiliki batas akhir pendaftaran yang berbeda-beda. Oleh karena itu, bagi siswa yang tertarik mendaftar SM UNY program S1, bisa menyimak syarat dan biaya pendaftarannya berikut ini.

Baca Juga : 10 Universitas Arsitektur Terbaik di Indonesia Versi THE WUR, Ada Kampusmu?

Seleksi Mandiri S-1 UNY 2022
Melansir lama pmb.uny.ac.id, berikut ini daftar jalur seleksi mandiri UNY yang masih buka beserta syarat dan biaya pendaftarannya.

1. SM S1 Talent Scouting
Pendaftaran: 14 Februari – 25 Juni 2022
Pengumuman: 2 Juli 2022

Syarat:
– Lulusan SMA/MA/SMK tahun 2020, 2021, atau 2022
– Siswa SMA/MA/SMK yang memiliki Prestasi Non-Akademik peringkat atau juara 1, 2 dan 3 serendah-rendahnya tingkat Kabupaten/Kota dalam lomba atau kejuaraan bidang olahraga, bidang MTQ, bidang penalaran, bidang Seni, dan bidang minat khusus (dibuktikan dengan sertifikat kejuaraan dan divalidasi Lembaga yang kredibel).
– Piagam kejuaraan harus mencantumkan nama yang bersangkutan
– Jumlah sertifikat yang dapat dimasukkan 5 buah/Kategori
– Membawa surat rekomendasi dari KONI atau Induk Organisasi Cabang Olahraga untuk prestasi dalam bidang olahraga

2. SM S1 Prestasi Olahraga Unggul
Pendaftaran: 14 Februari – 25 Juni 2022
Pengumuman: 2 Juli 2022

Syarat:
– Mendaftar secara online di http://pmb.uny.ac.id
– Mengunggah Hasil Tes Kesehatan dan Piagam Prestasi
– Memilih 2 (dua) prodi S1 di Fakultas Ilmu Keolahragaan
– Mengikuti Ujian Tulis (CBT) dan Uji Kecabangan Olahraga
– Tinggi badan minimal: putra 160 cm, putri 155 cm dan tidak buta warna
– Bersedia Membela Tim UNY
– Bersedia tinggal di asrama FIK

Biaya Pendaftaran Rp 350 ribu dibayarkan melalui Bank Mandiri.

3. SM S1 Prestasi Akademik
Pendaftaran: 14 Februari – 5 Juli 2022
Pengumuman: 13 Juli 2022

Syarat:
– Peserta adalah lulusan SMA/MA/SMK Tahun 2020, 2021, atau 2022.
– Bukti prestasi akademik wajib diunggah melalui laman http://pmb.uny.ac.id
– Memilih 2 (dua) prodi S1 yang diminati
– Peserta yang memilih prodi olahraga atau seni harus mengunggah portofolio keterampilan sesuai pilihan prodi.

Biaya pendaftaran Rp 200 ribu dibayar melalui Bank Mandiri, Bank BTN, atau Bank BNI.

4. SM S1 Prestasi Unggul
Seleksi calon mahasiswa baru S1 yang berprestasi unggul dalam bidang akademik dan nonakademik (a.l. bidang seni, olahraga, LKS, Olimpiade, Hafidz Al-Qur’an dan penghafal kitab suci lain). Pendaftaran dibuka mulai 14 Februari – 5 Juli 2022

Syarat:
– Peserta adalah lulusan SMA/MA/SMK Tahun 2020, 2021, atau 2022.
– Memiliki bukti prestasi unggul dalam bidang akademik dan nonakademik (misal: piagam penghargaan, sertifikat) minimal tingkat kabupaten/kota yang diperoleh saat SMA/MA/SMK
– Bukti prestasi wajib diunggah melalui laman http://pmb.uny.ac.id
– Memilih 2 (dua) prodi S1 yang diminati
– Peserta yang memilih prodi olahraga atau seni harus mengunggah portofolio keterampilan sesuai pilihan prodi.

Biaya pendaftaran Rp 200 ribu dibayar melalui Bank Mandiri, Bank BTN, atau Bank BNI.

5. SM S1 CBT (Kampus & Domisili)
Pendaftaran SM S1 CBT di Kampus adalah tes CBT yang dilaksanakan di kampus UNY. Sedangkan SM S1 CBT di Domisili adalah tes CBT dilaksanakan di tempat tinggal masing-masing peserta.

Pendaftaran SM S1 CBT Kampus dibuka mulai 14 Juni – 20 Juli 2022. Sementara untuk pendaftaran SM S1 CBT Domisili dibuka hingga 27 Juni 2022.

Syarat:
– Peserta adalah lulusan SMA/MA/SMK/Paket C tahun 2020, 2021, atau 2022
– Memilih maksimal 2 (dua) prodi S1 untuk Kelompok SAINTEK atau SOSHUM
– Peserta yg memilih prodi olahraga atau seni harus mengunggah portofolio sesuai pilihan prodi
– Mengikuti Computer Based Test (CBT) sesuai dengan kelompok ujian SAINTEK atau SOSHUM (materi: TPA, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, IPA atau IPS), dan sesuai jadwal.

Biaya pendaftaran Rp 200 ribu dibayarkan melalui Bank Mandiri, Bank BTN, atau Bank BNI.

Untuk informasi lengkap terkait Seleksi Mandiri S1 UNY 2022

10 Universitas Arsitektur Terbaik di Indonesia Versi THE WUR, Ada Kampusmu?

Lembaga pemeringkatan perguruan tinggi dunia, Times Higher Education (THE) telah merilis daftar kampus arsitektur terbaik di Indonesia. Peringkat tersebut diurutkan dalam kategori THE World University Rankings (THE WUR) 2022 by Subject architecture.
Pemeringkatan tersebut didasarkan pada 13 indikator kinerja yang dikalibrasi dengan cermat yang mengukur kinerja institusi di empat bidang yakni pengajaran, penelitian, transfer pengetahuan, dan pandangan internasional.

Baca Juga : Pengumuman SBMPTN 2022 Jam 15.00 dan Jadwal Daftar Ulang di PTN

Dari daftar ini, ada 10 perguruan tinggi di Indonesia yang terdiri dari 9 PTN dan 1 PTS. Universitas Indonesia (UI) menjadi PTN teratas bidang Arsitektur di Indonesia. Disusul ITB dan UPI yang berada di peringkat kedua dan ketiga.

Sementara satu-satunya PTS yang masuk daftar yakni Binus University berhasil menempati peringkat empat dalam THE WUR 2022 bidang arsitektur. Berikut ini daftar lengkapnya.

10 Universitas Arsitektur Terbaik di Indonesia Versi THE WUR:

1. Universitas Indonesia (UI)
Peringkat dunia: 801-1000

2. Institut Teknologi Bandung (ITB)
Peringkat dunia: 1001-1200

3. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Peringkat dunia: 1001-1200

4. Binus University
Peringkat dunia: 1201+

5. Universitas Brawijaya (UB)
Peringkat dunia: 1201+

6. Universitas Diponegoro (Undip)
Peringkat dunia: 1201+

7. Universitas Gadjah Mada (UGM)
Peringkat dunia: 1201+

8. Universitas Padjadjaran (Unpad)
Peringkat dunia: 1201+

9. Universitas Sebelas Maret (UNS)
Peringkat dunia: 1201+

10. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
Peringkat dunia: 1201+

Nah, itulah daftar universitas arsitektur terbaik di Indonesia versi THE WUR 2022.

Pengumuman SBMPTN 2022 Jam 15.00 dan Jadwal Daftar Ulang di PTN

Pengumuman SBMPTN 2022 akan disampaikan hari ini, Kamis 23 Juni 2022 mulai pukul 15.00 WIB. Hasil SBMPTN 2022 bisa diakses di laman https://pengumuman-sbmptn.ltmpt.ac.id atau 30 link mirror yang disediakan LTMPT.
Bagi peserta yang akan melihat hasil pengumuman, bisa simak caranya berikut ini.

Cara Cek Pengumuman SBMPTN 2022
1. Klik https://pengumuman-sbmptn.ltmpt.ac.id maupun link mirror universitas yang nanti akan diumumkan oleh LTMPT
2. Ketik nomor peserta
3. Masukkan tanggal lahir
4. Klik lihat hasil
5. Masuk ke pilihan cetak sertifikat UTBK
6. Tekan unduh (download) sertifikat UTBK.
Untuk masa unduh sertifikat UTBK-SBMPTN 2022 berlangsung mulai 25 Juni-31 Juli 2022.

Baca Juga : Gagal SBMPTN Jangan Sedih, Ini 5 Tips Lolos Jalur Mandiri PTN!

Jadwal Daftar Ulang SBMPTN 2022
Sementara itu, bagi peserta yang dinyatakan lulus dalam SBMPTN 2022, wajib melakukan pendaftaran ulang sesuai ketentuan dari masing-masing perguruan tinggi.

Jadwal dan ketentuan registrasi ulang akan diinformasikan lebih lanjut oleh masing-masing perguruan tinggi. Pastikan peserta yang diterima, selalu mengikuti atau cek informasi paling update di web perguruan tinggi penerima.

Jika merujuk SBMPTN tahun 2021, link pendaftaran ulang di perguruan tinggi penerima akan ditampilkan di bawah pengumuman. Contoh tulisannya adalah sebagai berikut.

“Selamat! Anda dinyatakan lulus seleksi SBMPTN LTMPT 2021 di PTN X dan Program Studi Y.”

“Persyaratan pendaftaran ulang calon mahasiswa baru dapat dilihat di sini.”

Apabila format pengumuman SBMPTN 2022 masih sama, maka peserta bisa klik kata “di sini” untuk melihat syarat pendaftaran ulang di kampus penerima.

Link Registrasi Ulang Perguruan Tinggi Favorit
Berikut ini adalah laman pendaftaran ulang beberapa perguruan tinggi dengan jumlah penerima mahasiswa baru terbanyak di SBMPTN 2021.

1. Universitas Brawijaya

Link: https://admisi.ub.ac.id

2. Universitas Hasanuddin

Link: https://regpmb.unhas.ac.id/

3. Universitas Lampung

Link: https://simanila.unila.ac.id/

4. Universitas Pendidikan Indonesia

Link: https://pmb.upi.edu/

5. Universitas Sriwijaya

Link: https://reg.unsri.ac.id/

6. Universitas Negeri Semarang

Link: https://penerimaan.unnes.ac.id/

Itulah cara cek hasil pengumuman SBMPTN 2022 dan jadwal daftar ulang di perguruan tinggi penerima. Semoga mendapat hasil yang memuaskan ya !

Gagal SBMPTN Jangan Sedih, Ini 5 Tips Lolos Jalur Mandiri PTN!

Pengumuman Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) sudah diumumkan hari ini, Kamis (23/6/2022). Untuk gagal jangan berkecil hati, sebab masih ada jalur mandiri yang dibuka oleh setiap Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia.
Jalur mandiri memang cukup berbeda dengan SBMPTN, sebab jalur ini diadakan oleh masing-masing universitas. Waktu pendaftaran dan tanggal tesnya pun tentunya berbeda-beda, begitu pula dengan bentuk soal ujiannya.

Baca Juga : Tingkatkan Riset Transportasi Udara, Kemenhub Gandeng Akademisi ITB

Sebelum mendaftarkan diri dalam seleksi mandiri yang dibuka oleh PTN pilihanmu, alangkah baiknya menerapkan beberapa tips jitu dari Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA). Dikutip dari lamannya, ini 5 tips agar lolos seleksi jalur mandiri.

5 Tips Lolos Seleksi Mandiri PTN
Punya motivasi dan niat yang kuat
Usaha tentu tak pernah membohongi hasil, kata-kata itu perlu kamu ingat dan tanamkan untuk membangun motivasi diri. Dengan usaha yang kuat kamu akan lebih percaya diri menghadapi ujian mandiri PTN.

Siapkan semua syarat sebelum seleksi mandiri
Jangan biarkan dirimu kembali gagal di jalur seleksi mandiri PTN. Maka dari itu kamu perlu menyiapkan syarat-syarat yang diperlukan dengan baik dan benar sebelum mendaftar dan mengikuti seleksi.

Banyak latihan soal
Meski sedih karena ditolak kampus impian di jalur SBMPTN tapi jangan berkecil hati. Kamu masih punya banyak kesempatan di jalur-jalur lainnya untuk menggapai mimpimu lolos kampus impian.

Tips yang bisa kamu lakukan agar anti gagal di jalur mandiri adalah melakukan banyak latihan soal-soal. Kamu bisa berlatih mengerjakan soal-soal ujian mandiri PTN tujuanmu tahun lalu. Biasanya PTN akan membuat soal serupa atau mirip di setiap ujian mandirinya.

Belajar dan kerjakan soal semua pelajaran
Selain belajar soal-soal ujian mandiri tahun sebelumnya, tak ada salahnya kamu juga kembali mengasah pengetahuan pelajaran sekolah. Kembali buka buku-buku pelajaran dan soal-soal ujianmu untuk meningkatkan kemampuan dalam mengerjakan soal.

Pastikan mendapat poin dari soal yang dikerjakan
Tiap PTN memiliki aturan berbeda pada sistem ujiannya, namun hampir semua menggunakan sistem poin sebagai penilaian. Untuk itu, pastikan kamu mendapatkan poin dari soal-soal yang dikerjakan saat seleksi.

Itulah 5 tips jitu yang bisa diterapkan kamu agar lolos di jalur mandiri PTN. Jangan berkecil hati dengan kegagalan di SBMPTN ya, sebab kegagalan adalah kunci keberhasilanmu!

Tingkatkan Riset Transportasi Udara, Kemenhub Gandeng Akademisi ITB

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menggandeng universitas dan juga akademisi untuk melakukan pengembangan kolaborasi riset di bidang transportasi.

Kolaborasi ini dilakukan Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan (Balitbanghub) Kementerian Perhubungan, melalui Pusat Penelitian dan Pengembangan Transportasi Udara dengan menggelar courtesy call ke Institut Teknologi Bandung (ITB).

Baca Juga : Biaya SIMAK UI 2022 Lengkap dengan Tahapan Pendaftaran dan Prodi Terketat

Kepala Balitbanghub Umar Aris menyebutkan, kemajuan pelayanan transportasi tentunya membutuhkan inovasi dan sinergi antar stakeholder serta kolaborasi antara akademis, bisnis, komunitas, pemerintah dan media.

“Tentunya dengan kolaborasi, penetapan kebijakan pada moda transportasi akan didasarkan pada kajian ilmiah dengan melibatkan unsur akademisi dan universitas,” kata Umar dalam keterangannya, Sabtu (22/5/2021).

Umar juga menjelaskan, tema-tema penelitian yang dibahas dengan akademisi dan universitas ini termasuk isu strategis di bidang transportasi diantaranya keselamatan dan keamanan, konektivitas dan aksesibilitas.

“Kemudian pembahasan juga dilakukan terkait pelayanan transportasi, pengembangan transportasi di kawasan strategis pariwisata nasional, sistem transportasi ibukota negara, pengembangan transportasi di kawasan terluar, terdepan, tertinggal dan perbatasan, pengembangan sistem transportasi pendukung logistic, serta SDM dan kelembagaan,” ujar Umar.

Kemudian lanjut Umar, Balitbanghub juga melakukan pembahasan mengenai isu strategis dan rencana riset transportasi terutama angkutan udara dengan mempertimbangkan potensi kedirgantaraan di Indonesia. Terdapat 15 judul penelitian yang dikerjasamakan pada tahun ini.

Biaya SIMAK UI 2022 Lengkap dengan Tahapan Pendaftaran dan Prodi Terketat

Pendaftaran SIMAK UI 2022 telah dibuka sejak 24 Mei 2022 dan akan berakhir pada 27 Juni 2022. Jalur SIMAK UI adalah jalur seleksi mandiri yang dikhususkan untuk program D3/D4 Vokasi, S1 Reguler, S1 Paralel, dan S1 Kelas Internasional.
Pada tahun ini, SIMAK UI menerima calon mahasiswa baru dengan kuota tiap program yakni D3/D4 Vokasi (30%), S1 Reguler (50%), S1 Paralel (50%), dan S1 Kelas Internasional (60%).

Baca Juga : Daftar Universitas yang Konsisten Masuk 10 Besar QS WUR 2021-2023

Bagi yang ingin mendaftar, bisa simak tahapan pendaftaran dan biaya SIMAK UI di bawah ini.

SIMAK UI 2022:
Tahapan Pendaftaran SIMAK UI 202
Tahapan pendaftaran untuk jenjang Vokasi (D3&D4), S1 Reguler, dan S1 Paralel adalah sebagai berikut.

1. Pendaftaran: 24 Mei-27 Juni 2022

2. Ujian (metode daring): 2-4 Juli 2022

3. Pengumuman: 14 Juli 2022

Pada jalur S1 Kelas Internasional, jadwal ujian memiliki perbedaan yakni dilaksanakan pada 30 Juni 2022.

Biaya Pendaftaran SIMAK UI 2022
1. SIMAK UI (Vokasi, S1 Reguler-Paralel)
– Rp 500 ribu untuk 2 prodi IPA/IPS dan Rp 100.000,00 untuk setiap penambahan 1 prodi
– Rp 600 ribu untuk 3 prodi campuran dan Rp 100.000,00 untuk setiap penambahan 1 prodi

2. SIMAK UI Kelas Internasional
– Rp 1,5 juta

Adapun untuk biaya pendidikan di UI bukan ditentukan dari jalur masuk, melainkan dari program pendidikan yang dipilih.

Daftar Prodi Paling Ketat di SIMAK UI
Berdasarkan peminat tahun lalu dan daya tampung di tahun 2022, berikut ini daftar prodi dengan persaingan paling ketat di SIMAK UI 2022.

1. Saintek

– Pendidikan Dokter
Tingkat keketatan: 1,11 persen

– Arsitektur
Tingkat Keketatan: 1,36 persen

– Pendidikan Dokter Gigi
Tingkat Keketatan: 1,39 persen

– Gizi
Tingkat Keketatan: 1,43 persen

– Teknik Industri
Tingkat Keketatan: 1,49 persen

2. Soshum

– Ilmu Komunikasi
Tingkat Keketatan: 0,87 persen

– Ilmu Hubungan Internasional
Tingkat Keketatan: 1,10 persen

– Ilmu Administrasi Fiskal
Tingkat Keketatan: 1,11 persen

– Ilmu Administrasi Niaga
Tingkat Keketatan: 1,22 persen

– Sosiologi
Tingkat Keketatan: 1,32 persen

Itulah informasi biaya SIMAK UI 2022 beserta tahapan pendaftaran dan prodi paling ketat. Semoga mendapat hasil terbaik di SIMAK UI 2022

Daftar Universitas yang Konsisten Masuk 10 Besar QS WUR 2021-2023

Pemeringkatan universitas berdasarkan versi Quacquarelli Symonds (QS) dapat memberikan gambaran berbagai perguruan tinggi terbaik di tingkat dunia, benua, hingga negara. Perankingan ini memberikan gambaran kualitas pengajaran, keterserapan di dunia kerja, iklim penelitian, hingga populasi mahasiswa.
Pengukuran tersebut melibatkan ribuan kampus di seluruh dunia dan menggunakan sejumlah tolok ukur seperti reputasi akademik, jumlah sitasi per fakultas, rasio mahasiswa internasional, dan lainnya. Oleh sebab itu, tak heran jika pemeringkatan versi QS WUR kerap diantisipasi secara antusias.

Baca Juga : Tunjangan Insentif Guru Madrasah Non PNS Cair Akhir Juni 2022 Rp 250 Ribu

Pada tahun ini, lembaga Quacquarelli Symonds juga telah mengeluarkan peringkat untuk edisi 2023. Beberapa universitas yang menempati jajaran teratas di Indonesia contohnya Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Airlangga.

Lantas, bagaimana posisi kampus-kampus tersebut pada pemeringkatan QS WUR dua tahun sebelumnya?

10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2021
1. Universita Gadjah Mada (UGM)
Ranking dunia: 254

2. Universitas Indonesia
Ranking dunia: 305

3. Institut Teknologi Bandung (ITB)
Ranking dunia: 313

4. Universitas Airlangga (Unair)
Ranking dunia: 521-530

5. IPB University
Ranking dunia: 531-540

6. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
Ranking dunia: 751-800

7. BINUS University
Ranking dunia: 801-1000

8. Universitas Padjadjaran
Ranking dunia: 801-1000

9. Universitas Diponegoro
Ranking dunia: 1001+

10. Universitas Muhammadiyah Surakarta
Ranking dunia: 1000+

10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2022
1. Universitas Gadjah Mada
Peringkat dunia: 254

2. Universitas Indonesia
Peringkat dunia: 290

3. Institut Teknologi Bandung (ITB)
Peringkat dunia: 303

4. Universitas Airlangga
Peringkat dunia: 465

5. IPB University
Peringkat dunia: 511-520

6. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS Surabaya)
Peringkat dunia: 751-800

7. Universitas Padjadjaran
Peringkat dunia: 801-1000

8. Bina Nusantara University (BINUS)
Peringkat dunia: 1001-1200

9. Diponegoro University
Peringkat dunia: 1001-1200

10. Telkom University
Peringkat dunia: 1001-1200

10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2023
1. Universitas Gadjah Mada (UGM)
Ranking dunia: 231

2. Institut Teknologi Bandung (ITB)
Ranking dunia: 235

3. Universitas Indonesia (UI)
Ranking dunia: 248

4. Universitas Airlangga (Unair)
Ranking dunia: 369

5. IPB University
Ranking dunia: 449

6. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
Ranking dunia: 701-750

7. Universitas Padjadjaran (Unpad)
Ranking dunia: 751-800

8. Universitas Diponegoro (Undip)
Ranking dunia: 801-1000

9. Universitas Brawijaya (UB)
Ranking dunia: 801-1000

10. Bina Nusantara University
Ranking dunia: 1001-1200

Berdasarkan data di atas, maka bisa terlihat bahwa beberapa universitas di Indonesia yang konsisten dalam jajaran 10 besar versi peringkat QS WUR 2021-2023 adalah UGM, UI, ITB, Unair, IPB University, ITS, Unpad, Undip, dan BINUS University.

Tunjangan Insentif Guru Madrasah Non PNS Cair Akhir Juni 2022 Rp 250 Ribu

Proses pencairan tunjangan insentif bagi guru madrasah non PNS telah memasuki tahap akhir. Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menegaskan tunjangan ini secara bertahap akan segera cair di bulan Juni 2022.
“Hasil cek terakhir ke jajaran Ditjen Pendidikan Islam sudah terbit Surat Perintah Pembayaran Dana. Jika begitu, maka KPPN akan segera menyalurkan anggaran yang sudah teralokasi di RKAKL Kementerian Agama,” kata Menag dalam keterangan resminya, Kamis (16/6/2022).

Dana tersebut nantinya masuk ke Rekening Bank Penyalur insentif guru madrasah bukan PNS. Dengan progres ini, Menag meminta tunjangan intensif untuk guru madrasah non PNS sudah diterima pada akhir Juni 2022.

Baca Juga : Beasiswa Aperti BUMN Telkom University, Tanpa Ujian Tulis-Kuliah Gratis

Menurut Gus Men, panggilan akrabnya, insentif ini diberikan pada guru non PNS di tingkat Raudlatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA).

Besar tunjangan intensif untuk tiap guru non PNS adalah Rp 250 ribu/bulan dipotong pajak. Tunjangan selama enam bulan berturut-turut ini adalah pengakuan negara pada jasa guru dalam mencerdaskan bangsa.

Tunjangan intensif tersebut akan diberikan pada 216 guru madrasah non PNS. Menag berharap, tunjangan ini dapat memotivasi para guru non PNS untuk memperbaiki layanan pendidikan pada para siswa.

“Saya berharap, tunjangan ini bisa memotivasi guru madrasah bukan PNS untuk lebih berkinerja dalam meningkatkan mutu dan layanan pendidikan. Jasa mereka sangat besar dalam peningkatan kualitas proses belajar-mengajar dan prestasi,” kata Gus Men.

Insentif diberikan kepada guru yang memenuhi kriteria dan sesuai kuota. Total kuota telah dibagi secara proporsional berdasarkan jumlah guru pada tiap provinsi.

Jawa Timur tercatat sebagai provinsi dengan jumlah penerima tunjangan intensif terbanyak, karena besarnya total guru non PNS di wilayah tersebut. Tunjangan akan disalurkan langsung ke rekening para guru non PNS.

Terkait kriteria guru madrasah non PNS penerima tunjangan intensif, berikut penjelasannya:

1. Aktif mengajar di RA, MI, MTs atau MA/MAK dan terdaftar di program SIMPATIKA (Sistem Informasi Manajemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama)

2. Belum lulus sertifikasi

3. Memiliki Nomor PTK Kementerian Agama (NPK) dan/atau Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK)

4. Guru yang mengajar pada satuan administrasi pangkal binaan Kementerian Agama

5. Berstatus sebagai Guru Tetap Madrasah (prioritas dengan pengabdian paling lama)

6. Memenuhi kualifikasi akademik S-1 atau D-IV

7. Memenuhi beban kerja minimal 6 jam tatap muka di satminkalnya

8. Bukan penerima bantuan sejenis yang dananya bersumber dari DIPA Kementerian Agama.

9. Belum usia pensiun (prioritas guru yang usianya lebih tua)

10. Tidak beralih status dari guru RA dan Madrasah

11. Tidak terikat sebagai tenaga tetap pada instansi selain RA/Madrasah

12. Tidak merangkap jabatan di lembaga eksekutif, yudikatif, atau legislatif

Selain memenuhi kriteria dan kuota per provinsi, pemerintah juga mengutamakan dua kelompok guru non PNS madrasah sebagai penerima tunjangan intensif. Mereka adalah guru tertua dan yang mengabdi paling lama.

Setelah semua ketentuan dipenuhi, sistem informasi guru dan tenaga kependidikan Kemenag Simpatika akan menyatakan guru madrasah non PNS tersebut layak bayar. Hal ini dibuktikan dengan Surat Keterangan Layak Bayar.

Beasiswa Aperti BUMN Telkom University, Tanpa Ujian Tulis-Kuliah Gratis

Pendaftaran beasiswa Aperti BUMN kembali dibuka di Telkom University hingga 1 Juli 2022. Pendaftar dibebaskan dari biaya pendaftaran dan akan mendapat beasiswa penuh kuliah gratis hingga lulus jika diterima.

Aliansi Perguruan Tinggi Badan Usaha Milik Negara atau APERTI BUMN adalah kumpulan lembaga pendidikan tinggi milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yaitu PT Telkom Indonesia, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI), PT Pos Indonesia, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), PT Pertamina, dan PT Semen Indonesia.

Baca Juga : 7 Profesor Termuda di Dunia, Ada Orang Indonesia?

Dikutip dari laman Seleksi Mahasiswa Baru Telkom University, beasiswa Aperti BUMN di kampus ini tidak menerapkan ujian tulis dalam tahap seleksi. Berikut syarat dan alur seleksi beasiswa Aperti BUMN di Telkom University:

A. Syarat Beasiswa Aperti BUMN Telkom University 2022

Siswa SMA/SMK/MA

Lulusan Tahun 2020, 2021, dan 2022

Nilai Rapor Semester 1-5

Peserta dapat memilih 3 program studi

Berkas Pendaftaran diunggah secara online

Sertifikat penghargaan (opsional)

Pendaftaran dan unggah berkas terakhir 1 Juli 2022

B. Alur Seleksi dan Jadwal Beasiswa Aperti BUMN Telkom University 2022

Pendaftaran: 11 Juni-1 Juli 2022

Seleksi administratif: 5-10 Juli 2022

Pengumuman seleksi berkas: 11-13 Juli 2022

Wawancara: 14-20 Juli 2022

Pengumuman kelulusan: 25 Juli 2022

C. Link Pendaftaran Beasiswa Aperti BUMN 2022

Beasiswa Aperti BUMN menyasar 40 lulusan SMA/sederajat yang berprestasi untuk kuliah di satu dari 8 kampus BUMN di Indonesia. Sejumlah universitas yang tergabung sebagai penyelenggara beasiswa Aperti BUMN 2022 antara lain Universitas Pertamina (UP), Institut Teknologi PLN (ITPLN), Telkom University (TEL-U), Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI), Institut Teknologi Telkom Surabaya (ITTS), Institut Teknologi Telkom Purwokerto (ITTP), Institut Teknologi Telkom Jakarta (IT Telkom Jakarta), dan Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI).

Pendaftaran beasiswa APERTI BUMN dapat diakses di halaman website masing-masing kampus:

Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI)

Institut Teknologi PLN (ITPLN)

Universitas Pertamina (UPER)

IT Telkom Surabaya (ITTS)

Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI)

Telkom University (TEL U)

IT Telkom Jakarta (ITTJ)

IT Telkom Purwokerto (ITTP)

7 Profesor Termuda di Dunia, Ada Orang Indonesia?

Rekor profesor termuda di dunia dipegang oleh Alia Sabur asal New York, Amerika Serikat. Dia dinobatkan sebagai profesor Konkuk University di Seoul, Korea Selatan saat berusia 18 tahun.
Adakah profesor termuda lainnya? Cek daftar berikut.

7 Profesor Termuda di Dunia

1. Alia Sabur
Alia Sabur baru berusia 18 tahun ketika menjadi profesor di Departemen Advanced Technology Fusion di Konkuk University di Seoul, Korea Selatan. Ini menjadikannya profesor termuda yang pernah ada dalam sejarah.

Gelar profesor termuda Sabur ini telah didukung oleh Guinness World Records dan dia masih memegang rekor ini sampai sekarang.

Baca Juga : Diakui Internasional, Lima Prodi Fakultas Farmasi Unpad Raih Akreditasi dari Jerman

2. Colin Maclaurin
Sebelum Alia Sabur memecahkan rekornya pada tahun 2008, Colin Maclaurin memegang rekor sebagai profesor termuda di dunia selama 291 tahun. Maclaurin berusia 19 tahun ketika dia menjadi profesor matematika di Marischal College di University of Aberdeen.

3. Erik Demaine
Erik Demaine mendapatkan gelar sarjana dari Dalhousie University di Kanada saat berusia 14 tahun. Kemudian ia berhasil menjadi profesor termuda di universitas top dunia Massachusetts Institute of Technology (MIT) saat berusia 20 tahun.

4. Charles Homer Haskins
Charles Homer Haskins belajar untuk PhD di Universitas John Hopkins dan mulai mengajar di sekolah saat usianya baru 19 tahun. Dua tahun kemudian, pada usia 22 tahun, ia berhasil menjadi seorang profesor.

5. Terence Tao
Terence Tao sudah menunjukkan kemampuan matematika yang luar biasa sejak usia 9. Saat dia berusia 16 tahun, Tao menerima gelar sarjana dan master dari Universitas Flinders.

Tao memperoleh gelar PhD pada tahun 1996 pada usia 21 tahun. Kemudian pada tahun itu, Tao mulai mengajar di UCLA dan dia dipromosikan menjadi profesor termuda.

6. Stephen Wolfram
Berbeda dengan kebanyakan profesor muda lainnya, Stephen Wolfram sempat dikira sebagai anak yang lambat belajar karena dia tidak bisa melakukan aritmatika dasar.

Namun ternyata, Wolfram hanya bosan karena tugas yang terlalu sederhana. Dia unggul setelah dia menemukan matematika dan sains yang lebih tinggi seperti kalkulus dan fisika.

Pada usia 17 tahun, Wolfram masuk St. John’s College di Oxford. Kemudian melanjutkan untuk mendapatkan gelar PhD dalam fisika partikel dan ditawari posisi mengajar di Caltech pada usia 21 tahun.

7. Charles Fefferman
Charles Fefferman adalah ahli matematika yang sanggup menguasai kalkulus sebelum dia berusia 12 tahun. Saat berusia 14 tahun, dia menghadiri Princeton untuk mendapatkan gelar PhD dalam matematika.Fefferman menjadi profesor di University of Chicago.

Itulah daftar 7 profesor termuda di dunia yang tercatat dalam sejarah dunia pendidikan. Di Indonesia sendiri, ada dua orang yang patut dibanggakan karena mendapat gelar profesor termuda.

Keduanya adalah Nelson Tansu dan Agus Pulung Sasmito. Nelson berhasil diangkat sebagai profesor muda di Universitas Wisconsin Madison, Amerika Serikat, sebelum usia 25 tahun.

Sementara Agus Pulung Sasmito menempung jenjang professorship dan menjadi pengajar serta peneliti di McGill University pada tahun 2013 saat berusia 32 tahun.

Secara umum, seseorang bisa menjadi profesor dan menyelesaikan pendidikan S3 pada kisaran umur 25-30 tahun bahkan 40 tahun. Terlebih ada syarat lain yang harus dipenuhi agar seseorang bisa menjadi profesor.

Di Indonesia, syarat pengajuan profesor diatur dalam PermenpanRB no 46. Selain tingkat pendidikan hingga Doktor atau S3, orang tersebut juga harus memiliki pengalaman kerja sebagai dosen paling singkat hingga 10 tahun.

Diakui Internasional, Lima Prodi Fakultas Farmasi Unpad Raih Akreditasi dari Jerman

Akreditasi dibutuhkan oleh lembaga pendidikan sebagai tanda atau jaminan mutu. Akreditasi internasional baru saja diraih oleh lima program studi (prodi) di Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran.
Dikabarkan melalui situs resmi Unpad (16/6) pada awal April lalu terdapat lima program studi di Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran yang berhasil meraih akreditasi internasional ASIIN (Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik) yang berbasis di Jerman. Tentu hal ini menjadi kabar positif karena kampus Indonesia, khususnya Unpad mendapat pengakuan kualitas pendidikan secara internasional.

Baca Juga : Menyambut Perguruan Tinggi dan Pusat Riset Dunia di IKN

Adapun lima prodi tersebut, yaitu Sarjana Farmasi, Profesi Apoteker, Magister Farmasi, Magister Farmasi Klinis, dan Doktor Farmasi. Sertifikat akreditasi tersebut resmi dirilis ASIIN pada awal April lalu.

Dekan Fakultas Farmasi Unpad Prof. Dr. Apt. Ajeng Diantini, M.Si., menjelaskan, perolehan akreditasi internasional ini tercapai secara alamiah. Artinya semua prodi di Fakultas Farmasi terus berupaya mempertahankan dan meningkatkan mutu pendidikan, berusaha agar relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Upaya Unpad masuk ke 500 peringkat perguruan tinggi dunia, menjadi penguatan motivasi bagi Fakultas Farmasi untuk melanjutkan langkah ke akreditasi internasional,” ujar Prof. Ajeng.

Lebih lanjut, Prof. Ajeng juga mengatakan bahwa proses pengajuan akreditasi ini telah berjalan selama dua tahun. Proses penilaian/asesmen tidak jauh berbeda dengan asesmen akreditasi nasional yang dilakukan LAM-PTKes. Akreditasi internasional ini menekankan pada standarisasi kemampuan lulusan melalui evaluasi ketercapaian outcome prodi.

Outcome prodi sendiri ditetapkan bersama-sama prodi sejenis dengan dukungan asosiasi profesi dan asosiasi pendidikan tinggi farmasi berdasarkan standar kompetensi apoteker yang ditetapkan bersama.

“Proses akreditasi baik nasional maupun internasional dilakukan oleh Lembaga akreditasi atas permintaan perguruan tinggi/ program studi untuk melakukan kaji ulang dan evaluasi terhadap kriteria/standar mutu program studi sehingga terjadi perbaikan proses pembelajaran yang kontinyu. Melalui sistem penjaminan mutu inilah yang memungkinkan apakah suatu prodi bisa terakreditasi internasional atau tidak,” jelasnya

ASIIN sendiri merupakan lembaga akreditasi internasional yang mendorong kerja sama dengan mitra industri dan lainnya agar terbangun kualitas yang berstandar internasional. Lembaga ini juga mendorong agar mitra praktisi professional terlibat dalam proses pendidikan yang modern dalam universitas. Subyek spesifik yang diperhatikan adalah perbaikan berkesinambungan yang direkognisi secara internasional.

Setelah mendapat sertifikat akreditasi ini, Unpad mendapat catatan untuk perlu melakukan evaluasi dalam segi fasilitas kampus yang ramah disabilitas. Prof. Ajeng mengatakan, ASIIN sangat memperhatikan kebutuhan fasilitas untuk orang difabel, sehingga diharapkan perguruan tinggi yang dinilai menjadi kampus yang ramah disabilitas. Hal lainnya yang juga menjadi sorotan adalah optimalisasi alat-alat praktikum.

Akreditasi ASIIN yang sudah diraih ini berlaku selama lima tahun. Namun, penetapan masa berlaku akreditasi akan dilakukan setelah proses evaluasi yang akan dilakukan ASIIN di tahun berikutnya. “Ada satu tahun masa penilaian dulu. Setelah satu tahun, baru nanti akan berlaku lima tahun,” imbuhnya.

Diakui Prof Ajeng, dengan perolehan akreditasi skala internasional ini menjadi satu tantangan bagi Unpad untuk mempertahankan capaian yang sudah ada. Prof. Ajeng menilai, Fakultas Farmasi Unpad harus bisa menyesuaikan diri dengan setiap kondisi zaman, sehingga akan tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Alhamdulillah, Farmasi walaupun kecil tetapi dosennya luar biasa kompak.Untuk mencapai posisi Farmasi seperti sekarang ini bukan karena persiapan dari sekarang, tetapi sudah dirintis sejak pertama berdiri,” jelas Prof. Ajeng.

Unpad sendiri pada tahun 2021 lalu mengajukan 43 program studi yang dipersiapkan untuk mendapatkan akreditasi internasional. Akreditasi internasional tersebut dipersiapkan untuk lembaga Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik (ASIIN), Agency for Quality Assurance through Accreditation of Study Programs (AQAS), dan Foundation for International Business Administration Accreditation (FIBAA).

Menyambut Perguruan Tinggi dan Pusat Riset Dunia di IKN

Pendidikan menjadi instrumen fundamental suatu bangsa. Pendidikan adalah modal utama membangun sumber daya manusia handal. Tak ada satupun negara maju tanpa adanya sumber daya unggul. Intelektualitas adalah syarat mutlak menjadi negara maju.

Pendidikan merupakan instrumen masa depan dalam merebut panggung dunia. Ketergantungan dunia terhadap teknologi mutakhir sangat memengaruhi semua aspek kehidupan. Media sosial menjadi wabah tak terkecuali di bidang pendidikan. Sistem kegiatan belajar mengajar beralih dari luring (offline) menjadi daring (online). Pada saat pandemi melanda dunia, pemerintah berjibaku menyiapkan sistem belajar dengan sistem daring (online). Namun kendala terjadi ketika infrastruktur tidak merata dan wilayah Indonesia yang sangat luas. Rangkaian tantangan tersebut, menjadikan Indonesia berupaya membangun fasilitas dan infstruktur pendidikan di wilayah 3T (terluar, terdalam, dan terdepan).

Dengan demikian pemerataan akses pendidikan terutama pendidikan tinggi (universitas) menjadi pekerjaan rumah menahun bagi pemerintah. Rencana Presiden Joko Widodo membangun pusat pendidikan internasional di Ibu Kota Negara (IKN) yang baru merupakan sebuah angin segar. Kita sambut dengan suka cita bahwa bangsa Indonesia akan memiliki universitas kelas dunia. Apalagi universitas ini telah mendapat rekognisi seorang Guru Besar Harvard University. Adalah Prof. Dr. Roberta Malee Basset yang memuji rencana menjadikan IKN sebagai pusat pendidikan internasional.

Pujian Guru Besar Harvard tersebut terendus ketika Billy Mambrasar menyelesaikan tugas akhirnya kepada Guru Besar yang juga seorang ahli Pendidikan Tinggi Bank Dunia tersebut dan memuji rencana pembangunan kampus berskala internasional di IKN.

Prof. Basset memuji langkah nyata pemertaan Presiden Jokowi untuk membangun sebuah perguruan tinggi dengan kualitas internasional. Memusatkan diri pada pengembangan teknologi dan sumber daya manusia yang berkelanjutan. Menurtnya hal ini menjadi investasi penting dalam membangun perguruan tinggi based on science and technology yang akan mendorong Indonesia naik level menjadi negara maju.

Rekonisi dari seorang Guru Besar ini menjadi bukti bahwa pendidikan di Indonesia siap berpacu berkompetisi dengan negara maju lainnya. Apalagi jika perguruan tinggi tersebut mampu menjawab harapan dan cita-cita yang melahirkan saintis-saintis kelas dunia.

Adapun strategi sebagai pijakan awalnya menggunakan pendekatan steering, sebuah paradigma Bank Dunia yang menyusun komponen terdiri dari pembangunan diversifikasi sistem pendidikan tinggi, mengoptimalkan teknologi, menjamin akses dan biaya yang terjangkau bagi semua kalangan, optimalisasi sumber daya efisien, dan menjamin proses belajar mengajar yang tahan di segala kondisi.

Tentu kita berharap dibangunnnya perguruan tinggi kelas dunia membawa perubahan bagi bangsa. Sebagai sebuah bangsa yang memiliki akar historis kokoh, tentu pendidikan tinggi tidak hanya mentransfer pengetahuan, tapi juga nilai kenusantaraan yang egaliter, inklusif, dan harmoni dengan alam. Kita berharap lahir ilmuwan-ilmuwan tangguh, kompeten, dan berdaya saing tinggi. Di saat yang sama, mereka mampu menjawab tantangan krisis iklim dan budaya manusia modern yang tidak ramah pada alam dan lingkungan.

Karena sejatinya pendidikan tidak hanya transfer of knowledge, tapi juga transfer of value. Membangun jiwa dan raga bangsa Indonesia tanpa tercerabut dari akar budaya dan historisnya.