Rektor: Profesor Jadi “Benteng” Kualitas Pendidikan, 8 Guru Besar UT Dikukuhkan

Universitas Terbuka mengukuhkan empat guru akbar, terdiri asal tiga guru akbar untuk Fakultas Keguruan serta Ilmu Pendidikan (FKIP) , serta satu pengajar akbar buat Fakultas Ekonomi (FE).

seremoni pengukuhan keempat pengajar akbar UT yg baru dilaksanakan secara hibrid di Universitas Terbuka Convention Center, Tangerang Selatan pada 8 Agustus 2022.

Pembacaan surat keputusan pengukuhan pengajar besar disampaikan sang koordinator Dewan Profesor UT, Prof. Tian Belawati.

Keempat pengajar akbar UT yang dikukuhkan adalah:

Prof. Udan Kusmawan buat FKIP UT

Prof. Maximus Gorky Sembiring buat FKIP UT

Prof. Sugilar untuk FKIP UT

Prof. Ali Muktiyanto buat FE UT

Rektor UT Prof. Ojat Darojat menyampaikan kehadiran empat guru akbar sebagai momentum bagi UT buat menyatakan bahwa kualitas pendidikan akan semakin baik pada bawah pengawalan pengajar akbar yang baru.

“pengajar besar adalah pengawal atau benteng kualitas akademik sebuah prodi (program studi). Mereka orang-orang yang mumpuni pada bidangnya jadi sesuai bidang ilmu yg dimiliki akan semakin mengawal kualitas akademik,” kentara Prof. Ojat Darojat.

Rektor UT menambahkan, “menggunakan UT menjadi PTN-BH (PTN badan hukum), maka kewibawaan akademik UT akan semakin rupawan sebagai akibatnya menjadi pilihan poly warga .”

Prof. Ojat pula berharap, kehadiran guru besar diperlukan mampu membentuk lulusan yang sukses pada tengah warga .

Keempat guru besar UT ini akan menambah pengajar besar UT waktu ini menjadi 16 guru besar .

Orasi ilmiah delapan pengajar besar baru UT

dalam pengukuhan, masing-masing pengajar akbar memberikan orasi ilmiah dengan mengangkat tema:

“Arah Reformasi rapikan Kelola Pendidikan Tinggi” sang Prof. Ali Muktiyanto.

A Quadrant for Student DIgital and Online Learning Competencies” oleh Prof. Udan Kusmawan.

“Mengantisipasi serta Menyiasati Pergeseran contoh bisnis futuristis Perguruan Tinggi menciptakan Generasi Emas Indonesia Mendahului Masa Depan” oleh Prof. Maximus Gorky Sembiring.

“Pembelajaran Matematika dalam Pendidikan Tinggi jarak Jauh, Sebuah Percikan Pemikiran” sang Prof. Sugilar.

Rencananya, UT akan balik mengukuhkan lagi empat guru akbar di tanggal 9 Agustus 2022 menggunakan liputan sebagai berikut:

Prof. A.A. Ketut Budiastra, pengajar besar Jurusan Pendidikan Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UT, menggunakan judul orasi “Pembelajaran IPA pada Sekolah Dasar pada Konteks PTJJ”.

Prof. Sardjijo, guru besar Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Keguruan serta Ilmu Pendidikan UT, dengan judul orasi “Penguatan Karakter Pegawai Universitas Terbuka Melalui aktivitas Pembiasaan Baik”.

Prof. Aminudin Zuhairi, pengajar akbar Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UT, dengan judul orasi “Pendidikan jeda Jauh menjadi sarana Demokratisasi Pendidikan Tinggi Menuju Keadilan Sosial pada Indonesia”

Prof. R. Benny Agus pribadi, guru akbar Jurusan Teknologi Pendidikan Fakultas Keguruan serta Ilmu Pendidikan UT, menggunakan judul orasi “peran dan donasi Bidang Teknologi Pendidikan pada Peningkatan Kualitas Sumberdaya manusia di Indonesia.”

Bukan Calistung, Ini Standar Anak Siap Masuk Sekolah Dasar

Kemdikbudristek melalui Direktorat Jenderal guru dan energi Kependidikan (Ditjen GTK) meluruskan beberapa kesalahpahaman tentang kesiapan anak masuk Sekolah Dasar (SD).

Dirjen GTK Kemendikbudristek, Iwan Syahril mengatakan ketika ini, pada faktanya masih kerap ditemui miskonsepsi ihwal kesiapan anak masuk SD. Orang tua pada Indonesia umumnya masih cenderung fokus di kesiapan akademis saja.

“Orang tua menduga bidang kurikulum seperti literasi serta numerasi atau calistung menjadi penentu utama kesiapan anak sekolah. Melupakan aspek-aspek yang lain yang jua sangat krusial, faktor psikologis, kematangan anak, serta juga mengabaikan prinsip-prinsip pada taktik pembelajaran terutama dalam konteks anak usia dini yaitu bermain,” jelasnya dalam siaran Survei Kesiapan Sekolah yg digelar sang guru Dikdas Kemendikbudristek secara daring

Kesalahpahaman Soal Anak Masuk Sekolah Dasar

Iwan menjelaskan bahwa kesiapan akademis, terdapat juga miskonsepsi lain yang hadir pada kalangan orang tua dan pihak terkait mirip guru, yakni anak yang akan masuk Sekolah Dasar telah wajib pandai .

Mempertegas yang dipaparkan oleh Iwan, Irma Yuliantina asal Universitas Panca Sakti menjelaskan sebetulnya aspek kesiapan anak-anak buat masuk jenjang Sekolah Dasar terdapat beberapa.

di antaranya artinya aspek fisik, aspek kesejahteraan fisik, aspek emosi, aspek pengenalan, aspek literasi, aspek numerasi, dan aspek keterlibatan anak dalam pembelajaran.

“Ini semua tidak terdapat hierarkinya, baik aspek fisik, kesejahteraan fisik, aspek pengenalan, aspek emosi, itu sama pentingnya menggunakan aspek literasi dan numerasi,” tegasnya dalam kesempatan yg sama.
standar Lulusan PAUD

ad interim itu, profil lulusan PAUD pula telah tertuang pada STPPA atau baku taraf Pencapaian Perkembangan Anak Usia Dini melalui Permendikbudristek angka 7 Tahun 2022 tentang baku Isi di PAUD, Jenjang Pendidikan Dasar, serta Jenjang Pendidikan Menengah.

Lantas apa saja baku lulusan PAUD menurut aturan tersebut? Simak rinciannya pada bawah ini.

Standar Kompetensi Lulusan PAUD berdasarkan Permendikbudristek

1. Mengenal dan percaya kepada yang kuasa yg Maha Esa, mengetahui ajaran utama kepercayaan dan memperlihatkan sikap mencintai dirinya, sesama manusia, jua alam sebagai ciptaan dewa yg Maha Esa melalui sikap aktif merawat diri dan lingkungan

dua. Mengetahui ciri-ciri diri, tahu kebiasaan famili, sekolah, juga rakyat, dan mengetahui bahwa dia adalah bagian asal penduduk Indonesia dan memahami adanya negara lain pada dunia

3. Mengenali emosi, mampu mengontrol keinginannya menjadi sikap menghormati cita-cita orang lain dan mampu berinteraksi menggunakan teman sebaya

4. Mengenali dan menghargai norma serta hukum yg berlaku, punya rasa senang menggunakan belajar, menghargai usahanya sendiri dalam sebagai lebih baik, punya impian berusaha pulang waktu belum berhasil

lima. Punya daya imajinasi dan kreativitas dalam bentuk tindakan sederhana atau karya yang diciptakan dari kemampuan kognitif, afektif, seni, dan keterampilan motorik halus-kasar

6. bisa menjelaskan alasan, pilihan, dan keputusannya, mampu memecahkan pertarungan yang sederhana, memahami hubungan sebab-akibat atas sesuatu yang ditentukan hukum alam

7. mampu menyimak, punya pencerahan pesan teks, alfabetik, dan fonemik, pula punya kemampuan dasar buat menulis, mengerti instruksi sederhana, bertanya, mengutarakan gagasan, dan memakai kemampuan berbahasanya buat bekerja sama

8. memiliki pencerahan bilangan, bisa mengukur dengan satuan tidak standar, sadar menggunakan adanya persamaan dan disparitas ciri antarobjek, dan punya kesadaran ruang serta ketika.

Penerima Beasiswa ‘Nakal’ Akan Di Tagih 100 Persen Oleh LPDP

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mendadak viral karena sejumlah penerima beasiswa enggan pulang kampung ke Tanah Air demi mendapatkan majemuk fasilitas perdeo di luar negeri.

Pemilik akun Twitter @VeritasArdentur mengunggah sebuah percakapan yang membahas penerima LPDP tidak mau pulang ke Indonesia meski telah lulus buat menghindari pajak serta menikmati majemuk fasilitas asal Pemerintah Inggris.

Keliru satu fasilitas yg dimaksud merupakan menyekolahkan anak secara gratis. Hal itu umumnya dilakukan sang sepasang suami istri.

“Jadi umumnya nih mereka laki bini. Pertama, lakinya sekolah phd, minimal empat tahun kan. Jadi mereka ada kesempatan sekolahin anak gratis empat tahun. Lakinya lulus bininya lanjut tuh sekolah. Jadi lakinya terdapat alasan tak pulang bilangnya, menemani istri sekolah. Jadi, at least mereka dapat 10 tahun tinggal di sini (Inggris),” tulis dialog yg diunggah di akun Twitter milik @VeritasArdentur.

Dalam percakapan itu, ia juga menyatakan bahwa penerima LPDP menjadi parasit. karena, mereka dibiayai oleh pemerintah buat sekolah di luar negeri dengan uang warga , tetapi tidak mau kembali serta berkontribusi di Indonesia.

“Itu di Indonesia parasit, di Inggris juga parasit, karena mereka pada sini tidak bayar pajak. tapi menikmati semua fasilitas pemerintah Inggris yang gratis buat rakyat-rakyat tidak mampu. tidak tahu membuat malu. Ini tuh telah mirip sindikat,” tulis percakapan itu.

Info ini rupanya bukan hal baru. Direktur utama LPDP Andin Hadiyanto berkata jumlah penerima beasiswa yg belum kembali ke Indonesia mencapai 138 orang.

“Alumni yg belum kembali pasca studi berjumlah 138 orang, sekitar 0,9 persen asal total 15.930 alumni,” ucap Andin.

Dia berkata LPDP telah memberikan surat peringatan kepada 138 penerima beasiswa tersebut. Selain itu, ada 175 alumni LPDP yang akhirnya kembali ke Tanah Air sehabis diberikan surat peringatan oleh LPDP.

Berdasarkan hukum LDPD, penerima beasiswa wajib kembali ke Indonesia maksimal 90 hari setelah lepas kelulusan.

“Alumni wajib berada di Indonesia selambat-lambatnya 90 hari kalender selesainya lepas kelulusan penerima beasiswa sesuai dokumen kelulusan resmi dari perguruan tinggi tujuan,” tutur Andin.

Jika dilanggar, maka pihak LPDP akan menyampaikan sanksi berupa surat peringatan kepada penerima beasiswa.

Kemudian, Jika penerima beasiswa tak juga kembali ke Tanah Air dalam ketika 30 hari setelah surat peringatan diberikan, mereka harus mengembalikan semua dana yang diperoleh selama masa studi pada perguruan tinggi.

“Bila belum kembali dalam ketika 30 hari kalender setelah peringatan, pelanggar akan pribadi dijatuhi sanksi berat dengan pencabutan status menjadi awardee (penerima beasiswa) LPDP serta wajib mengembalikan semua dana yg sudah diperoleh,” kata Andin.

Andin menyebutkan pemerintah mengizinkan penerima beasiswa untuk tinggal lebih usang di luar negeri asalkan bekerja pada lembaga internasional, seperti Bank dunia.

Namun, Bila masa kerja pada forum internasional sudah habis, penerima beasiswa LPDP permanen wajib kembali ke Indonesia.

“Kewajiban kembali ke Indonesia akan permanen dihitung sinkron dengan ketentuan masa dedikasi yang telah disepakati,” terperinci Andin.

Beliau mengatakan seluruh ketentuan itu tercantum pada panduan umum calon penerima beasiswa yang bisa diakses melalui laman resmi LPDP. dengan demikian, penerima beasiswa seharusnya sudah paham hukum main LPDP sejak awal.

Untuk meminimalisir pelanggaran, LPDP sudah menggandeng Ditjen Imigrasi buat menelusuri penerima beasiswa. Selain itu, LPDP jua melibatkan whistle blower.

“LPDP terus mempertinggi rangkaian proses pemugaran dari mulai rekrutmen, sinergi dengan Ditjen Imigrasi, termasuk keterlibatan warga sebagai whistle blower,” kentara Andin.

UKM Yang Ada di Universitas Indonesia

Halo, calon mahasiswa jaket kuning! Apakah kalian memiliki mimpi buat dapat berkuliah di Universitas Indonesia( UI)? Selaku salah satu universitas terbaik di Indonesia, UI memanglah tidak sempat hening peminat. Proses pilih buat dapat diterima selaku mahasiswa baru UI juga tidak gampang. Kalian wajib bersaing dengan ribuan pendaftar yang lain yang mempunyai impian yang sama.

Universitas Indonesia sendiri telah berdiri semenjak tahun 1849 serta mempunyai banyak lulusan dengan prestasi yang membanggakan. Tiap tahunnya, terdapat 3 jalan pilih penerimaan mahasiswa baru di UI yang dapat kalian coba, ialah SNMPTN, UTBK- SBMPTN, serta Pilih Masuk UI ataupun yang diketahui dengan Ikuti UI.

Semenjak bertahun- tahun yang kemudian, UI ataupun Universitas Indonesia sudah jadi kampus idaman untuk mayoritas calon mahasiswa. Bukan saja mereka yang berasal dari Jakarta ataupun pulau Jawa, namun pula dari segala Indonesia. Tidak kelewatan, bila setelah itu kesempatan buat masuk ke kampus dengan sejarah tertua di Asia ini juga jadi begitu susah. Walaupun senantiasa, tidak terdapat yang tidak bisa jadi.

Secara garis besar, kesempatan senantiasa terbuka, untuk siapapun yang ingin berupaya.

Baca Juga: Rincian Biaya Kuliah S1 – S2 di Universitas Indonesia

Nah, buat kalian yang telah diterima, ataupun apalagi baru bernazar buat masuk ke UI, nyatanya telah mempunyai banyak rencana dong buat mengisi hari- hari kalian ke depannya di kampus idaman ini. Bukan hanya belajar, banyak perihal lain yang dapat kalian jalani di universitas penyandang nama negeri ini. Salah satunya merupakan menjajaki aktivitas ekstrakulikuler ataupun bila di kampus diketahui selaku Unit Aktivitas Mahasiswa( UKM).

UKM sendiri pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan aktivitas ekstrakulikuler yang dahulu kita temui dikala duduk di bangku SD, SMP ataupun SMA. Kelainannya, hanya tingkatannya. Aktivitas ini pula dapat mendatangkan banyak khasiat, tercantum meningkatkan karakter, bakat, serta keahlian mahasiswa di bermacam bidang di luar bidang akademik.

Buat tujuan jangka panjang, ini apalagi lebih menguntungkan lagi, sebab bisa menolong mahasiswa dalam memperluas jaringan, yang nantinya berguna buat menciptakan kesempatan karier sehabis lulus.

Sepanjang ini, telah berapa banyak data yang kalian miliki seputar dunia maba? Yakinkan kamu menjajaki media sosial jurusan, fakultas, serta BEM biar tidak ketinggalan data, ya. Data tersebut bakalan bermanfaat banget buat kalian, terlebih lagi tahun ini Kamaba tidak diselenggarakan akibat pandemi Covid- 19.

Nah, salah satu data yang wajib kamu tahu merupakan menimpa Unit Aktivitas Mahasiswa( UKM) UI. Dilansir dari akun media sosial BEM UI, UKM UI merupakan wadah aktivitas serta kreasi mahasiswa UI dalam satu bidang peminatan, bakat, serta pelayanan keagamaan di tingkatan universitas. UKM terdiri dari Tubuh Otonom( BO) serta Tubuh Semi Otonom( BSO). Tiap UKM mempunyai ruang sekretariat di Pusat Aktivitas Mahasiswa( Pusgiwa) UI.

Hingga dikala ini, UI mempunyai 25 UKM, loh. Banyak banget, kan? Nah, rugi banget nih jika kalian tidak turut salah satu di antara lain. Nah, kalian yang dikala ini baru serta hendak jadi mahasiswa, manfaat- manfaat ini pasti tidak mau disia- siakan bukan? So, mulailah berpikir buat mencari tempat dimana kalian dapat menyalurkan bakat serta atensi. Entah itu aktivitas yang berkaitan dengan seni, berolahraga, pengembangan karakter, maupun aktivitas yang lain yang bertujuan positif.

Buat kalian yang telah diterima serta ingin mendaftar di UI, berikut ini 25 ektrakulikuler, ataupun dalam perihal ini Unit Aktivitas Mahasiswa( UKM) yang dapat dijadikan opsi:

UKM Olahraga

  • Sepak Bola
  • Hoky
  • Basket
  • Volly
  • Softball
  • Bulutangkis
  • Tenis Lapangan
  • Renang
  • Tenis Meja

Atletik UKM Bela Diri

  • Merpati Putih
  • Tae Kwon Do
  • Aikido

UKM Seni

  • Marching Band Madah Bahana
  • Paragita( Paduan Suara)
  • Orkes Simfoni Mahawaditra
  • Teater
  • Dancerport

UKM Keagamaan

  • Salam( Islam)
  • KMHD( Hindu)

UKM Penalaran

  • KSM( Kelompok Riset Mahasiswa) Eka Prasetya
  • EDS( English Debate Society)

UKM Kewirausahaan

  • Suma( Suara Mahasiswa)
  • CEDS

UKM Lainnya

  • Mapala
  • Wira Makara

10 Jurusan Kuliah Paling Diminati Oleh Mahasiswa Universitas Indonesia

Semacam yang kita tahu, UI ialah salah satu kampus idaman seluruh calon mahasiswa. Nyaris seluruh calon mahasiswa tentu berminat buat masuk UI jika memanglah memiliki peluang. Sejarah serta prestasi para lulusan UI jadi energi tarik tertentu untuk para calon mahasiswa buat dapat kuliah di situ. Di tahun 2018 kemarin, paling tidak terdapat lebih dari 97. 000 orang yang bersaing buat masuk UI lewat jalan SBMPTN. Belum lagi yang bersaing lewat jalur- jalur lain, dapat ditentukan terdapat lebih darai 100. 000 orang yang mau masuk UI pada tahun 2018.

Dari dahulu hingga saat ini, UI memanglah senantiasa jadi salah satu kampus kesukaan di Indonesia. Apalagi bisa jadi yang terfavorit. Hingga dari itu, buat kamu yang mau masuk UI lewat jalan SBMPTN, kamu wajib ketahui secara perinci peta persaingan yang terdapat. Untuk kita yang telah sempat menjajaki SBMPTN pasti hendak sangat mengerti kalau mengenali tingkatan persaingan merupakan salah satu strategi buat lolos SBMPTN. Sebab pasti saja tidak mau berupaya masuk jurusan yang telah jelas- jelas jauh dari jangkauan kita. Oleh karenanya, berarti memikirkan jumlah peminat jurusan yang hendak kita seleksi saat sebelum memutuskan buat memilah kampus serta jurusan.

Walaupun di dikala yang sama kita tidak dapat mengenali jumlah tentu partisipan SBMPTN di tiap- tiap jurusan hingga penerapan SBMPTN berakhir, tetapi paling tidak kita dapat memandang jumlah peminat jurusan di tahun tadinya selaku bahan pertimbangan saat sebelum mengambil keputusan.

Tanpa berlama- lama lagi, berikut ini merupakan 10 jurusan ataupun program riset( prodi) di Universitas Indonesia yang sangat banyak diminati pada SBMPTN 2018 kemarin.

1. Ilmu Hukum

Di peringkat awal jurusan sangat banyak diminati di UI pada SBMPTN 2018 terdapat jurusan Ilmu Hukum. Jika memandang prospek kerjanya yang bagus, tidak mengherankan bila jurusan Ilmu Hukum UI banyak diminati oleh partisipan SBMPTN 2018. Terlebih bila memandang fenomena Hotman Paris dengan style hidupnya yang begitu elegan, pasti terus menjadi banyak orang yang hendak tertarik buat menjajaki jejaknya selaku praktisi hukum.

Jumlah Peminat Jurusan Ilmu Hukum UI pada SBMPTN 2018

Peminat Ilmu Hukum UI pada SBMPTN 2018 total terdapat 4. 568 orang. Bertambah dekat 271 orang dibandingkan tahun 2017. Serta buat kamu yang belum ketahui, peminat Ilmu Hukum UI ini hadapi kenaikan dari tahun ke tahun. Jadi, buat kamu yang memanglah berminat buat masuk Ilmu Hukum UI lewat jalan SBMPTN, persiapkan seluruhnya dengan baik. Sebab aku percaya di tahun ini juga kamu wajib bersaing dengan lebih dari 4. 500 orang buat masuk Ilmu Hukum UI.

2. Ilmu Psikologi

Jujur, aku sendiri kaget kala memandang jurusan Ilmu Psikologi menempati posisi kedua selaku jurusan yang sangat diminati di UI pada SBMPTN 2018. Sebab sepanjang ini, yang kami ketahui jurusan kesukaan itu tidak jauh- jauh dari jurusan Akuntansi, Hukum, Medis, serta Metode. Sebab secara kesempatan kerja, jurusan- jurusan tersebut kesempatan kerjanya lebih luas dibanding jurusan Ilmu Psikologi. Pasti ini dapat jadi suatu kajian yang menarik untuk kamu yang nanti kuliah di jurusan Ilmu Psikologi. Kira- kira apa yang melatarbelakangi banyaknya peminat jurusan yang satu ini.

Jumlah Peminat Jurusan Ilmu Psikologi UI pada SBMPTN 2018

Peminat jurusan Ilmu Psikologi UI pada SBMPTN 2018 terdapat 4. 271 orang. Hadapi kenaikan dari tahun 2017 yang berjumlah 3. 843 orang. Meneruskan tren kenaikan jumlah peminat dari tahun 2016. Jadi, buat kamu yang berminat buat masuk Ilmu Psikologi UI pada SBMPTN 2018, kamu wajib membenarkan kalau kamu betul- betul siap buat bersaing dengan lebih dari 4. 000 orang.

3. Manajemen

Di tempat ketiga jurusan yang sangat banyak diminati di UI pada SBMPTN 2018 terdapat jurusan Manajemen. Buat kita yang kerap mengamati proses pilih mahasiswa baru, pasti tidak kaget bila memandang jurusan yang satu ini masuk dalam 10 besar. Sebab semenjak 10 tahun yang kemudian juga jurusan ini terletak di 10 besar dengan jurusan- jurusan kesukaan yang lain semacam Pembelajaran Dokter, Akuntansi, serta Metode.

Jumlah Peminat Jurusan Manajemen UI pada SBMPTN 2018

Peminat jurusan Manajemen UI pada SBMPTN 2018 sendiri terdapat 3. 965 orang. Lebih sedikit bila dibanding peminat di tahun tadinya yang berjumlah 4. 159 orang. Secara universal, jurusan Manajemen UI memanglah hadapi fluktuasi jumlah peminat. Tetapi mengingat jumlah peminatnya masih lebih dari 3. 000 orang, jadi alangkah baiknya buat kamu yang memanglah berminat masuk Manajemen UI lewat SBMPTN mempersiapkan seluruhnya dengan sebaik bisa jadi.

4. Pembelajaran Dokter

Pembelajaran Dokter UI yang ialah salah satu jurusan kesukaan selama masa terdapat di peringkat 4 jurusan dengan peminat sangat banyak pada SBMPTN 2018. Walaupun dikala ini jumlah dokter di Jawa telah nyaris lebih dari lumayan, nyatanya peminat jurusan yang satu ini masih sangat banyak. Satu perihal yang butuh kamu tahu, sebab jumlah dokter yang terus menjadi banyak ini, bukan tidak bisa jadi kamu yang baru masuk kuliah di tahun ini kala lulus nanti hendak ditugaskan di daerah- daerah di luar Jawa yang masih kekurangan tenaga kedokteran, spesialnya dokter. Jadi, terdapat baiknya kamu pula memikirkan perihal ini saat sebelum memutuskan masuk di jurusan pembelajaran dokter.

Jumlah Peminat Jurusan Pembelajaran Dokter UI pada SBMPTN 2018

Di tahun 2018 kemarin, peminat jurusan Pembelajaran Dokter UI pada SBMPTN terdapat 3. 955 orang. Lebih sedikit dibanding jumlah peminatnya di tahun 2017 yang berjumlah 4. 041 orang. Tetapi selisihnya tidak banyak. Masih di kisaran seratusan. Jauh bila dibanding peminatnya di tahun 2016 yang berjumlah 2. 940 orang. Oleh karenanya, walaupun pada tahun kemarin hadapi penyusutan, bukan tidak bisa jadi jumlah peminatnya di tahun ini hadapi kenaikan lagi. Sebab semacam yang kita ketahui, jurusan Pembelajaran Dokter merupakan salah satu jurusan kesukaan di seluruh kampus di Indonesia.

Baca Juga: Daya Tampung dan Banyak Nya Peminat SBMPTN Universitas Indonesia

5. Ilmu Komunikasi

Di peringkat kelima jurusan dengan peminat sangat banyak di UI pada SBMPTN 2018 terdapat jurusan Ilmu Komunikasi. Jurusan yang kerap disalahpahami dengan jurusan Ilmu Pc ini memanglah jadi salah satu jurusan kesukaan nyaris di seluruh kampus yang terdapat jurusan ini. Terlebih dengan terus menjadi berkembangnya internet serta social media yang membolehkan terdapatnya lapangan pekerjaan baru buat lulusan jurusan yang satu ini.

Jumlah Peminat Jurusan Ilmu Komunikasi UI pada SBMPTN 2018

Jumlah peminat jurusan Ilmu Komunikasi UI pada 2018 sendiri terdapat 3. 698 orang. Menurun 102 orang bila dibanding peminatnya di tahun 2017. Mengingat penyusutan peminat yang sangat sedikit ini, kamu yang berminat buat masuk jurusan ini wajib senantiasa fokus mempersiapkan uji dengan sebaik bisa jadi. Sebab bila memandang tren yang terdapat, besar mungkin peminat jurusan Ilmu Komunikasi UI pada SBMPTN 2019 ini hendak hadapi kenaikan.

6. Akuntansi

Semacam yang telah aku singgung tadinya, jurusan yang satu ini ialah salah satu jurusan kesukaan di nyaris seluruh kampus di Indonesia. Paling tidak dalam 10 tahun terakhir ini. Serta sepanjang dunia bisnis serta perkantoran masih terdapat, sepanjang itu pula jurusan ini hendak senantiasa jadi salah satu jurusan sangat diminati di Indonesia.

Jumlah Peminat Jurusan Akuntansi UI pada SBMPTN 2018

Secara universal, peminat jurusan Akuntansi UI pada SBMPTN 2018 terdapat 3. 265 orang. Hadapi penyusutan yang lumayan cukup bila dibanding peminat di tahun 2017 yang berjumlah 3. 563 orang. Tetapi yang jelas, persaingan buat masuk Akuntansi UI lewat SBMPTN hendak senantiasa ketat. Sebab jumlah peminatnya aku percaya masih di atas 3. 000 orang di tahun ini.

7. Ilmu Ikatan Internasional

Berikutnya di peringkat ketujuh jurusan yang sangat banyak diminati di UI pada SBMPTN 2018 terdapat jurusan Ilmu Ikatan Internasional. Jika dibanding dengan jurusan kesukaan yang lain, jurusan Ilmu Ikatan Internasional ini sesungguhnya baru jadi kesukaan sebagian tahun terakhir ini. Persis semacam Ilmu Psikologi.

Jumlah Peminat Jurusan Ilmu Ikatan Internasional UI pada SBMPTN 2018

Total terdapat 2. 766 orang yang memilah jurusan Ilmu Ikatan Internasional UI pada SBMPTN 2018. Itu maksudnya jumlah peminatnya hadapi kenaikan yang lumayan signifikan dari peminat di tahun 2017 yang berjumlah 2. 588 orang. Secara universal, jurusan yang identik dengan diplomat, negarawan, duta besar, konsulat jenderal ini memanglah hadapi kenaikan peminat dari tahun ke tahun. Jadi, buat kamu yang berminat masuk di jurusan Ilmu Ikatan Internasional, persiapkan sebaik bisa jadi. Sebab tren jumlah peminatnya terus hadapi kenaikan. Prediksi aku di tahun ini juga senantiasa hendak naik.

8. Kriminologi

Di peringkat kedelapan jurusan sangat banyak diminati di UI pada SBMPTN 2018 terdapat jurusan Kriminologi. Dalam 3 tahun terakhir, jurusan ini hadapi kenaikan jumlah peminat lebih dari 900 orang. Aku sendiri kurang mengerti apa yang melatarbelakangi lulusan SMA yang terus menjadi berminat buat belajar kriminologi. Sebab setahu aku, lapangan pekerjaannya juga tidak seluas jurusan kesukaan yang lain.

Jumlah Peminat Jurusan Kriminologi UI pada SBMPTN 2018

Pada tahun 2018 kemarin, tidak kurang dari 2. 514 orang memilah jurusan Kriminologi UI kala SBMPTN. Itu maksudnya jurusan yang satu ini hadapi kenaikan jumlah peminat yang sangat signifikan. Sebab di tahun 2017, jumlah peminat jurusan Kriminologi UI pada SBMPTN masih di dasar 2. 000 orang. Jadi, buat kamu yang berminat masuk jurusan ini, persiapkan sebaik bisa jadi. Sebab besar mungkin jumlah peminat Kriminologi UI di tahun 2019 ini masih senantiasa di atas 2. 500 orang.

9. Sistem Informasi

Menyusul di peringkat 9 jurusan dengan jumlah peminat sangat banyak di UI pada SBMPTN 2019 terdapat jurusan Sistem Data. Secara mengejutkan, jurusan yang satu ini memiliki peminat yang lebih banyak dibanding saudaranya ialah Ilmu Pc. Pasti ini suatu fenomena yang sangat menarik. Dapat jadi sebab terus menjadi banyak yang mengerti kalau secara gelar akademik, lulusan Metode Informatika, Ilmu Pc, serta Metode Informatika itu sama seluruh, S. Kom. Jadi, daripada susah- susah kuliah di Ilmu Pc ataupun Metode Informatika mending ambil Sistem Data. Sebab di jurusan Sistem Data pula terdapat modul manajemen.

Jumlah Peminat Jurusan Sistem Data UI pada SBMPTN 2018

Peminat jurusan Sistem Data UI pada SBMPTN 2018 sendiri terdapat 2. 467 orang. Lebih banyak bila dibanding dengan jumlah peminat jurusan yang sama di tahun tadinya yang berjumlah 2. 254 orang. Walaupun secara universal peminat jurusan Sistem Data tidak sebanyak jurusan- jurusan kesukaan lain yang dapat hingga lebih dari 3. 500 peminat, butuh diingat jika Sistem Data itu masuk dalam bidang Saintek. Jadi, modul yang diujikan pasti lebih susah dibanding modul tes Soshum sebab tidak dapat dikerjakan cuma dengan mengandalkan hafalan.

10. Ilmu Komputer

Di peringkat terakhir dalam 10 jurusan sangat banyak diminati di UI pada SBMPTN 2018 terdapat jurusan Ilmu Pc. Jika lapangan kerja merupakan salah satu aspek utama kamu dalam memastikan opsi jurusan, silakan seleksi jurusan yang satu ini. Sebab dibanding jurusan- jurusan kesukaan yang lain, lulusan Ilmu Pc ialah yang sangat luas lapangan kerjanya. Sebab nyaris seluruh bidang pekerjaan tentu memerlukan tenaga pakar di bidang IT.

Jumlah Peminat Jurusan Ilmu Pc UI pada SBMPTN 2018

Di tahun 2018, peminat jurusan Ilmu Pc UI lewat jalan SBMPTN terdapat sebanyak 2. 403 orang. Hadapi kenaikan lebih dari 300 orang dibanding tahun 2017. Serta besar mungkin di tahun ini juga hendak hadapi peningkatan yang sama. Sebab bila memandang tren jumlah peminat jurusan ini dari tahun ke tahun senantiasa hadapi kenaikan. Terlebih di era saat ini kala lapangan pekerjaan buat lulusan Ilmu Pc sangat terbuka lebar. Jadi, buat kamu yang memanglah berminat buat masuk jurusan ini, persiapkan diri kamu. Sebab kamu hendak bersaing dengan dekat 2. 500 orang buat dapat masuk jurusan ini lewat SBMPTN.

Pengajaran Guru Tak Harus Melihat Usia dan Kelas, Ini Pesan Kemdikbud

Asesmen pembelajaran adalah aktivitas yang menjadi kesatuan dalam proses pembelajaran. Asesmen dilakukan untuk mencari bukti atau dasar pertimbangan guru maupun satuan pendidikan dalam ketercapaian tujuan pembelajaran bagi murid.
Kemdikbud RI melalui Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK), Dr. Iwan Syahril, Ph.D. mengatakan, asesmen awal dan pembelajaran terdiferensiasi adalah hal terpenting yang perlu segera dipelajari bersama dalam menerapkan Kurikulum Merdeka. Sebab, implementasi keduanya membantu guru dan sekolah mengenali murid secara lebih dalam.

Mengenali murid, sambungnya, juga akan sangat membantu para guru dalam membuat strategi pembelajaran yang relevan sesuai dengan tahap perkembangan murid. Ia menekankan, murid adalah fokus utama dalam implementasi Kurikulum Merdeka.

“Dengan melakukan asesmen di awal pembelajaran terutama nanti di awal tahun ajaran, bahkan guru dapat mengumpulkan dan mengolah informasi untuk dapat mengelompokkan para murid berdasarkan tingkat capaian, kesiapan, dan kemampuan,” paparnya dalam acara Sapa GTK Episode 6 pada Jumat, 1 Juli 2022 via YouTube.

Menurut Irwan, setelah melakukan asesmen awal, sekolah nantinya bisa melakukan pembelajaran atau strategi yang sesuai dengan kondisi kesiapan dan minat bakat masing-masing murid. Setelah mengetahui data dan kondisi murid, guru menjadi bisa memberikan intervensi pengajaran dengan beragam aktivitas pembelajaran sesuai dengan level pembelajaran tersebut.

“Bukan hanya melihat usia dan kelas saja. Karena itu, guru dapat mengajarkan kemampuan-kemampuan mendasar yang perlu dimiliki setiap peserta didik untuk menelusuri dan memantau perkembangan atau kemajuan murid,” tegasnya.

3 Jalur Tahap Kesiapan Implementasi Kurikulum Merdeka
Irwan mengatakan, terkait pilihan implementasi kurikulum merdeka, pihaknya telah menyiapkan jalur untuk membantu tahap kesiapan setiap satuan pendidikan.

Ia merinci, terdapat tiga jalur yang sesuai dengan kondisi dan situasi dari masing-masing satuan pendidikan, yakni:

1. Mandiri Belajar

“Pilihan mandiri belajar yang memberikan kebebasan kepada satuan pendidikan saat menerapkan kurikulum merdeka, beberapa bagian atau prinsip-prinsipnya saja tanpa mengganti kurikulum yang sedang diterapkan pada satuan PAUD, Kelas 1, Kelas VII, dan Kelas X,” terang Irwan.

2. Mandiri Berubah

Jalur kedua, Irwan menjelaskan, bisa memberikan keleluasaan kepada satuan pendidikan untuk menerapkan kurikulum merdeka dengan menggunakan perangkat ajar yang sudah disediakan pada satuan pendidikan PAUD, Kelas 1, Kelas VII, dan Kelas X,”

3. Mandiri Berbagi

Sementara yang ketiga, sekolah bisa mengembangkan sendiri perangkat ajar dalam proses penerapan kurikulum merdeka.

“Yang memberikan keleluasaan kepada satuan pendidikan dalam menerapkan kurikulum merdeka dengan mengembangkan sendiri perangkat ajar pada satuan pendidikan PAUD, Kelas 1, Kelas VII, dan Kelas X,” tutur Irwan.

Dirjen GTK mengajak kepada guru dan satuan pendidikan untuk menyiapkan ajaran baru dengan semangat belajar dan berbagi.

“Apapun kurikulum yang akan diterapkan di sekolah, dengan tulus hati, kita terus meningkatkan kompetensi diri demi memberikan layanan pembelajaran yang berkualitas dan bermakna sesuai dengan tahap perkembangan murid-murid kita,” pesan Irwan.

“Teruslah belajar, gunakan platform Merdeka Mengajar. Mari terlibat dalam komunitas belajar baik di dalam sekolah, antar sekolah, atau di organisasi-organisasi guru, dan sebagainya,” pungkasnya.

Langkah Perencanaan Pembelajaran
Dalam Sapa GTK Episode 6, Academic Manager Sekolah Bina Cita Utama Palangkaraya Indriyati Herutami, turut memaparkan langkah-langkah perencanaan pembelajaran.

Setidaknya ada empat langkah yang harus dilakukan, yakni:

– Memahami capaian pembelajaran

– Merumuskan tujuan pembelajaran

– Menyusun alur tujuan pembelajaran

– Merancang pembelajaran dan asesmen

Indriyati juga menyampaikan bahwa merancang pembelajaran dan asesmen adalah satu proses yang terpadu.

Menurutnya, merancang pembelajaran, bukan berarti hanya kegiatan pembelajarannya saja, tapi juga memikirkan bentuk asesmen akan seperti apa.

“Sebenarnya asesmen ya pembelajaran. Jadi bukan hal yang terpisah. Asesmen awal pembelajaran itu bukan sesuatu yang sifatnya harus rumit, harus tes tertulis, tapi bentuk diskusi, bentuk tanya jawab, yang bisa jadi strategi sederhana untuk asesmen formatif,” tuturnya.

Daya Tampung dan Banyak Nya Peminat SBMPTN Universitas Indonesia

Sehabis tadinya aku menuliskan jurusan dengan jumlah peminat paling sedikit, paling banyak, dan jurusan dengan kesempatan masuk sangat besar di UI, kali ini aku hendak menuliskan energi tampung, jumlah peminat, serta kesempatan masuk UI pada SBMPTN 2019 buat seluruh jurusan.

Berarti buat dimengerti kalau jumlah peminat yang kami tulis di mari merupakan jumlah peminat pada tahun 2018. Sebab jumlah peminat UI pada SBMPTN 2019 baru hendak dikenal sehabis penutupan registrasi SBMPTN.

Serta sebab jumlah peminatnya merupakan jumlah peminat pada tahun 2018, hingga kesempatan yang kami tulis di mari ialah prediksi kesempatan masuk pada tahun 2019. Dengan catatan, bila jumlah peminat tidak berganti dari tahun 2018.

Tidak hanya itu, kesempatan yang kami tampilkan di mari nantinya ialah kesempatan terbuka. Itu maksudnya, kami cuma menyamakan jumlah peminat dengan jumlah energi tampung yang disediakan. Jadi, belum pasti kampus yang peluangnya kecil persaingannya lebih ketat daripada kampus yang peluangnya besar. Sebab buat mengukur tingkatan persaingan secara lebih perinci, kita wajib ketahui nilai tes dari tiap- tiap partisipan supaya dapat dihitung rata- rata nilainya buat setelah itu dijadikan parameter bonus dalam menghitung kesempatan secara tertutup.

Tanpa banyak basa basi lagi, berikut ini merupakan catatan energi tampung, jumlah peminat, serta kesempatan masuk seluruh jurusan di UI pada SBMPTN 2019

Energi Tampung, Jumlah Peminat, serta Kesempatan Masuk UI pada SBMPTN 201

3 Jurusan dengan Peminat Sangat Banyak di UI

Ilmu Hukum

Total peminat Ilmu Hukum UI pada SBMPTN 2018 merupakan sebanyak 4. 568 orang. Nyaris 300 lebih dibanding jurusan Ilmu Psikologi yang terletak di peringkat kedua.

Ilmu Psikologi

Sedangkan itu di peringkat kedua jurusan dengan peminat sangat banyak di UI pada SBMPTN 2018 terdapat jurusan Ilmu Psikologi. Secara universal, jurusan Ilmu Psikologi UI diminati oleh 4. 271 orang.

Manajemen

Serta di peringkat ketiga jurusan dengan peminat sangat banyak di UI terdapat jurusan Manajemen. Jurusan Manajemen UI pada SBMPTN 2018 diminati oleh 3. 965 orang. Tidak terpaut jauh dari jurusan Pembelajaran Dokter yang diminati oleh 3. 955 orang pada SBMPTN 2018.

3 Jurusan dengan Peminat Sangat Sedikit di UI

Sastra Jawa

Di tempat awal jurusan yang sangat tidak sering diminati di UI terdapat jurusan Sastra Jawa. Jumlah peminat jurusan Sastra Jawa UI pada SBMPTN 2018 terdapat sebanyak 330 orang. Sangat sedikit bila dibanding dengan jurusan- jurusan kesukaan di UI yang jumlah peminatnya hingga ribuan.

Sastra Cina

Berikutnya, jurusan sangat tidak sering diminati kedua di UI merupakan jurusan Sastra Tiongkok. Pada tahun 2018, jurusan Sastra Tiongkok UI cuma diminati oleh 447 orang. Ataupun dekat 10% jumlah peminat jurusan Ilmu Hukum yang ialah jurusan sangat banyak diminati di UI.

Geologi

Di peringkat ketiga jurusan dengan jumlah peminat sangat sedikit di UI pada SBMPTN 2018 terdapat jurusan Geologi. Jurusan yang fokus menekuni ilmu bumi serta tanah ini pada tahun 2018 cuma diminati oleh 518 orang.

3 Jurusan dengan Energi Tampung Sangat Banyak di UI

Ilmu Hukum

Tidak jauh berbeda dengan jurusan yang sangat banyak diminati, jurusan yang sediakan kuota sangat banyak di UI pada SBMPTN 2019 merupakan jurusan Ilmu Hukum. Terdapat 167 sofa yang disediakan oleh UI lewat SBMPTN 2019 buat jurusan Ilmu Hukum. Tetapi walaupun kuotanya sangat banyak, jangan pikir persaingannya hendak gampang. Sebab semacam yang telah aku jelaskan di atas, jurusan Ilmu Hukum merupakan jurusan yang sangat banyak diminati di UI pada SBMPTN 2018.

Manajemen

Berikutnya jurusan yang memiliki energi tampung sangat besar kedua di UI pada SBMPTN 2019 terdapat jurusan Manajemen. Walaupun di peringkat kedua, nyatanya sofa yang dapat diperebutkan oleh calon mahasiswa Manajemen UI lewat jalan SBMPTN di tahun 2019 ini cuma terdapat 84 sofa. Nyaris setengah dari sofa yang disediakan buat jurusan Ilmu Hukum. Itu maksudnya, persaingan buat masuk jurusan Manajemen UI lewat jalan SBMPTN secara universal lebih ketat daripada persaingan buat masuk jurusan Ilmu Hukum UI.

Ilmu Psikologi

Serta jurusan yang memiliki energi tampung sangat banyak di UI pada SBMPTN 2019 merupakan jurusan Ilmu Psikologi. Jurusan Ilmu Psikologi UI di tahun 109 ini sediakan 80 sofa buat diperebutkan lewat jalan SBMPTN. Serta bila memandang banyaknya jumlah peminat Ilmu Psikologi UI, dapat ditentukan secara universal persaingan buat masuk Ilmu Psikologi UI lewat jalan SBMPTN jauh lebih ketat dibanding dengan jurusan Ilmu Hukum ataupun Manajemen.

3 Jurusan dengan Energi Tampung Sangat Sedikit di UI

Sastra Perancis

Bila Ilmu Hukum ialah jurusan di UI dengan jumlah energi tampung sangat besar pada SBMPTN 2019, kebalikannya jurusan Sastra Perancis ialah jurusan dengan energi tampung sangat sedikit. Di tahun 2019, jurusan Sastra Perancis UI cuma sediakan 15 sofa buat diperebutkan lewat jalan SBMPTN. Jadi, buat kamu yang berminat buat masuk Sastra Perancis UI lewat jalan SBMPTN silakan dipertimbangkan serta dipersiapkan lebih matang lagi. Sebab persaingannya bakal sangat ketat.

Baca Juga: 6 Daerah Terpencil di Indonesia dalam “Pendidikan” Lengkap

Bahasa serta Kebudayaan Korea

Berikutnya jurusan kedua yang memiliki energi tampung sangat sedikit di UI pada SBMPTN 2019 terdapat jurusan Bahasa serta Kebudayaan Korea. Pasti ini suatu berita yang menyedihkan buat banyak orang. Sebab dengan pesatnya ekspor budaya Korea ke segala dunia, banyak sekali orang yang mau menekuni bahasa serta budaya Korea. Tidak terkecuali di Indonesia. Jadi, buat kamu yang ingin masuk jurusan Bahasa serta Budaya Korea, kamu wajib belajar ekstra keras, sebab kuota yang disediakan oleh UI buat jurusan Bahasa serta Budaya Korea lewat jalan SBMPTN cuma terdapat 15 sofa.

Ilmu Ekonomi Islam serta Metode Biomedis

Di peringkat ketiga jurusan dengan energi tampung sangat sedikit di UI pada SBMPTN 2019 terdapat jurusan Ilmu Ekonomi Islam serta Metode Biomedis. Sesungguhnya agak kurang pas menempatkan Ilmu Ekonomi Islam serta Metode Biomedis di peringkat ketiga. Sebab kenyataannya secara jumlah, energi tampung Sastra Perancis UI serta Bahasa serta Budaya Korea UI itu sama. Cuma terdapat 15 sofa. Sebaliknya jurusan Ilmu Ekonomi Islam serta Metode Biomedis tiap- tiap memiliki energi tampung 16 sofa. Bila demikian hingga yang sepatutnya terletak di peringkat ketiga merupakan jurusan Bisnis Islam yang memiliki energi tampung 18 sofa.

3 Jurusan dengan Persaingan Sangat Ketat di UI

Ilmu Ikatan Internasional

Jurusan dengan persaingan sangat ketat di UI pada SBMTN 2019 merupakan jurusan Ilmu Ikatan Internasional. Dengan cuma sediakan 22 sofa buat diperebutkan serta dengan jumlah peminat sebanyak 2. 766 orang pada SBMPTN 2018, kesempatan masuk jurusan Ilmu Ikatan Internasional UI lewat jalan SBMPTN di tahun 2019 merupakan sebesar 0, 8 persen. Itu maksudnya, dari masing- masing 125 orang pendaftar yang diterima hanya 1 orang. Dengan catatan, jumlah peminat Ilmu Ikatan Internasional UI pada tahun 2019 tidak hadapi pergantian dari tahun 2018.

Aktuaria

Sedangkan itu jurusan kedua yang mempunyai kesempatan masuk sangat kecil di UI pada SBMPTN 2019 merupakan jurusan Aktuaria. Pada tahun 2018, jurusan Aktuaria diminati oleh 2. 252 orang. Di tahun 2019, jurusan Aktuaria UI cuma sediakan 20 sofa buat diperebutkan lewat jalan SBMPTN. Itu maksudnya, bila tidak terdapat pergantian jumlah peminat di tahun 2019, hingga kesempatan masuk jurusan Aktuaria merupakan sebesar 0, 89 persen.

Bahasa serta Kebudayaan Korea

Semacam yang telah aku singgung di atas, jurusan yang terpaut dengan Korea ialah salah satu jurusan sangat banyak diminati dikala ini. Hingga dari itu, tidak mengherankan bila jurusan Bahasa serta Kebudayaan Korea jadi salah satu dari 3 jurusan yang mempunyai persaingan sangat ketat di UI pada SBMPTN 2019. Secara universal, bila jumlah peminat jurusan Bahasa serta Kebudayaan Korea tidak hadapi pergantian signifikan, kesempatan masuknya merupakan sebesar 0, 95 persen. Sangat ketat.

3 Jurusan dengan Kesempatan Masuk Sangat Besar di UI

Fisika

Jurusan dengan kesempatan masuk sangat besar di UI pada SBMPTN 2019 dihuni oleh jurusna Fisika. Secara universal, jurusan Fisika sesungguhnya sediakan sofa yang lumayan banyak pada SBMPTN 2019. Paling tidak terdapat 40 sofa yang dapat diperebutkan lewat jalan SBMPTN. Jurusan Fisika UI sendiri pada SBMPTN 2018 diminati oleh 630 orang. Bila jumlah peminat Fisika UI tidak hadapi pergantian pada tahun 2019, kesempatan buat masuk Fisika UI pada SBMPTN 2019 merupakan sebesar 6, 35 persen.

Sastra Wilayah buat Sastra Jawa

Berikutnya di tempat kedua jurusan dengan kesempatan masuk sangat besar di UI pada SBMPTN 2019 terdapat jurusan Sastra Jawa. Tidak semacam Fisika, jumlah sofa yang disediakan oleh UI buat jurusan Sastra Jawa pada SBMPTN 2019 cuma terdapat 20 sofa. Bila jumlah peminat jurusan Sastra Jawa UI tidak hadapi pergantian dari tahun 2018, kesempatan buat masuk jurusan Sastra Jawa UI pada SBMPTN 2019 merupakan sebesar 6, 06 persen. Masih lumayan ketat.

Geologi

Serta di peringkat ketiga jurusan dengan kesempatan masuk sangat besar di UI pada SBMPTN 2019 terdapat jurusan Geologi. Secara universal, jurusan Geologi memanglah tercantum jurusan sangat tidak sering diminati. Hingga tidak mengherankan bila jurusan Geologi tercantum jurusan dengan persaingan sangat tidak ketat di UI. Bila jumlah peminat jurusan Geologi UI tidak berganti dari tahun 2018, kesempatan buat masuk jurusan Geologi UI pada SBMPTN 2019 merupakan sebesar 5, 41 persen.

6 Daerah Terpencil di Indonesia dalam “Pendidikan” Lengkap

Indonesia sebagai negara berkembang tentusaja masih memiliki semumlah permasalahan-permasalahan yang sangat signifikan, permasalahan yang dialami negara berkembang salah satunya adalah Pendidikan, termasuk juga di Indonesia dimana wilayah terpencil di Indonesia ini masih tergolong tertinggal pendidikannya. Dimana Daerah Terpencil di Indonesia?, berikut inilah jawabannya.
 
 
 

Daerah Terpencil di Indonesia

 
Dalam hal pendidikan, beberapa wilayah di Indonesia ini memiki ketertinggalan, yang utamanya berada di seluruh Pulau di Indonesia, baik Pulau Jawa ataupun Pulau Sumatra. Dan berikut inilah data terbaru mengenai daerah terpencil dan tertinggal di Indonesia.
 
Papua
 
Papua yang rencananya memiliki 4 Provinsi, dan sampai saat ini di sahkan menjadi dua Provinsi, yaitu Papua dan Papua Barat menjadi sala satu daerah terpencil di Indonesia, daerah di Papua ini yang tergolong tertinggal adalah masalah pendidikan, dimana pendidikan disana masih kalah dengan pendidikan di wialayah Indonesia lain, bahkan untuk jumlah PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) dipapua masih sangat jarang keberadannya.
 
Nusa Tenggara Barat
 
NTB menjadi salah sau wilayah terpencil di Indonesia yang tertinggal dalam perkembangan pendidikan, dimana di NTB ini menjadi salah satu wilayah Indonesia Bagian Timur yang sampai saat ini sekitar 417.991 masyarakat di NTB mengelami masalah dalam pendidikan, yakni “Buta Aksara”
 
Nusa Tenggara Timur
 
Daerah terpencil di Indonesia yang selanjutnya masih berada di wilayah Nusa Tenggara, salah satunya adalah NTT yang sampai saat ini wilayah di NTT masih tertinggal pendidikannnya di Indonesia, bahkan sekitar 44,63 % guru yang ada di NTT masih ijazahnya SMA.
 
Provinsi Banten
 
Wilayah atau daerah terpencil selanjutnya yang pertama di Palau Jawa adalah wilayah yang ada di Banten. Wilayah ini memang masih baru terpisah dari Provinsi Jawa Barat dan merupakan daerah tertinggal pendidikannnya diantara Provinsi yang ad di Jawa. Ketertinggalan yang dialami Provinsi Banten salah satuanya beradasarkan data yang ada 90 % masyarakat Banten yang usainya 19 sampai dengan 24 Tahun tidak melanjutkan pendidikan karena keterbatasan dana.
 
Provinsi Aceh
 
Provinsi Aceh adalah salah satu Provinsi yang terus melakukan pembangunan, baik pembangunan infatruktur ataupun pembangunan lainnya. Akan tetapi Provinsi Paling Barat di Indonesia ini menajdi salah satu langganan daftar rapor merah yang pendidikan tertinggal dari wilayah-wilayah di Indonesia.
 
Provinsi Kalimatan Timur
 
Provinsi Kaltim adaah salah satu wialayah di Indonesia yang menggalami ketertinggalan dalam hal pendidikan, wilayah ini memang memiliki luas daerah yang lebih besar daripada Luas Daerah atau Provins di Pulau Kaliamantan, dan sampai saat inilahlah Wilayah Kaltim terus menerus melakukan pembangunan, utamanya dalam hal pendidikan.
 
Demikianlah setidaknya informasi mengenai Daerah Terpencil di Indonesia yang kami sorit dalam kualitas pendidannya. Semoga upaya pemerintah dalam membangunan wilayah di Indonesia yang tertinggal ini terus berhasil, salah satunya dengan adanya Program SM3T yang dibuka setiap tahunnya. Trimakasih.

Tertarik Kuliah Keperawatan? Jangan Lupa Fakultas Ini Berikan Prospek Cerah Lho Ya

Di tengah perkembangan dunia kesehatan yang semakin pesat, peran dan peluang kerja tenaga kesehatan seperti dokter, perawat, bidan dan yang lainnya semakin menjanjikan. Khususnya tenaga perawat, kebutuhan dari tahun ke tahun masih tetap tinggi baik di pasar domestik maupun pasar internasional. Seiring perkembangan waktu tantangan untuk mempersiapkan tenaga perawat terampil semakin besar. Hal inilah yang harus disikapi secara bijak oleh dunia pendidikan dengan mempersiapkan proses pembelajaran terbaik sehingga dapat mengkader calon calon perawat yang kompeten.

Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK) Unissula menyikapi perkembangan tersebut dengan positif. FIK Unissula merupakan salah satu lembaga pendidikan tinggi keperawatan di Semarang yang sampai saat ini telah menyelenggarakan pendidikan akademik dan profesional, yaitu Prodi S1 Keperawatan, Prodi Ners, dan Program Diploma III Keperawatan.

Program Studi

S1 Keperawatan

Prodi S1 Keperawatan FIK mempunyai jenjang pendidikan akademik dan program pendidikan profesi. Program akademik menggunakan kurikulum berbasis kompetensi (KBK) dengan pendekatan Problem Based Learning(PBL). Tiap Modul diintegrasikan dengan muatan keislaman (Islam Disiplin Ilmu). Model pembelajaran dalam kelompok kecil  (12 orang/ kelompok) menggunakan kelas-kelas kecil. Tiap kelompok diskusi didampingi oleh seorang tutor sehingga mahasiswa akan lebih fokus dalam memahami materi pembelajaran, dalam prose diskusi tersebut mahasiswa yang berperan aktif (Student Center Learning/SCL) sehingga mahasiswa dituntut melatih kemampuan analitiknya selama proses pembelajaran. Pada tahap akademik, mahasiswa disamping mendapatkan pembelajaran KBK di kampus juga mendapatkan praktek laboratorium dan praktek klinik di berbagai rumah sakit dan Puskesmas. Sebelum Lulus tahap Akademik, mahasiswa dibekali dengan pelatihan kegawat daruratan (BTCLS) yang tersertifikasi Internasional. Tahap program profesi, mahasiswa menyelesaikan 36 SKS profesi dengan 4 SKS peminatan yang diarahkan pada peminatan yang bersertifikasi Nasional untuk memberikan bekal ketrampilan .

Baca Juga: Apa saja jalur masuk jurusan di ITB?

D3 Keperawatan

Saat ini perkuliahan yang ada disemester 1 sudah menggunakan kurikulum tahun 2013 dengan pendekatan KBK. Mulai tahun ajaran baru 2014/2015 D3 Keperawatan menerapkan KBK dengan pendekatan Problem Based Learning sesuai dengan kurikulum yang ditetapkan oleh AIPDIKI bekerjasama dengan PPNI, Kementrian Kesehatan dan Kementrian Pendidikan Nasional. Kurikulum berbasis kompetensi merupakan kurikulum yang dikembangkan berdasarkan pada kemampuan atau tindakan cerdas penuh tanggung jawab dari profesi tertentu dalam melaksanakan tugasnya di tempatnya yang didasarkan pada empat pilar (The Four Pillars Of UNESCO) dimana seorang yang kompeten harus memenuhi persyaratan: (1) Landasan pengembangan kepribadian; (2) Kemampuan penguasaan Ilmu dan keterampilan (know how and know why) dan Kemampuan berkarya (know to do); (3) Kemampuan berprilaku dan berkarya sehingga mandiri menilai dan mengambil keputusan secara bertanggung jawab (to be); (4) dapat hidup bermasyarakat, saling menghormati dan menghargai nilai-nilai pluralism, dan kedamaian (to live together).

Profesi Ners

Untuk memperoleh Sarjana Keperawatan (Skep), seorang mahasiswa pada prodi Ners FIK Unissula harus menyelesaikan minimal 144 SKS yang terdiri atas mata kuliah teori, praktikum, praktik, dan praktik kerja. Akhir proses pembelajaran mahasiswa membuat skripsi.

Keunggulan

  • Fakultas Ilmu Keperawatanterdiri dari dua prodi yaitu S1 Keperawatan dan D3 Keperawatan, masing-masing memiliki keunggulan yang spesifik
  • Program Studi S1 Keperawatan memiliki keunggulan yaitu menghasilkan ners profesional yang berakhlak mulia dengan kespesifikan di area Kegawatdaruratan.
  • Program Studi D3 Keperawatan menghasilkan perawat vokasional yang kompeten dengan kespesifikan keperawatan medikal bedah.
  • Kompetensi lulusan diperkuat dengan pelatihan-pelatihan keahlian khusus yang sangat dibutuhkan oleh stakeholder.

Fasilitas

  • Laboratorium dengan konsep mini hospital, memiliki teaching hospital dalam pengelolaan satu yayasan dengan tipe rumah sakit pendidikan serta kerjasama dengan institusi lain terkait sebagai lahan praktik
  • Kelas yang representatif untuk perkuliahan dengan pendekatan PBL (kelas dengan kelompok-kelompok kecil/Small Group Discussion) dan kuliah pakar
  • Seluruh area di Fakultas Ilmu Keperawatan ditunjang dengan jaringan internet (Hot Spot area) yang dapat diakses oleh seluruh sivitas akademika
  • Laboratorium yang lengkap, di antaranya: Lab Keperawatan Jiwa, Lab Keperawatan Komunitas, Lab Keperawatan Anak, Lab Keperawatan Maternitas, Lab KDM, Lab Anatomi dan Fisiologi, Lab Komputer, Lab Bahasa
  • Perpustakaan lengkap

Prestasi

Para Mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan Unissula berhasil mencatatkan berbagai prestasi gemilang selama tahun 2018, pretasi tersebut antara lain:

  • Juara III Olimpiade Nasional Keperawatan, di UNISA Yogyakarta, 5 Mei
  • Juara II Poster dan juara III KTI Nasional di Tanjungpura 11-14 Mei, Elvi Khofshoh, Kamelia Awali, Ahmad Wahyu Ubaidillah, Elsa Nur Aviana dan Dwi Eni Kurniwati
  • Mendapat pengakuan sebagai terbaik regional, rerata terbaik IV nasional, peningkatan presentase lulusan terbaik ke II nasional dalam Uji Kompetensi Ners Indonesia, AIPNI-AINEC Padang 22-24 Oktober
  • Juara I Asuhan Keperawatan Nasional, Universitas A Yani Yogyakarta, 10 November, Ovisca Abdilla Zisti, Elsa Nur Afiana dan Nugroho Kukuh

Kerjasama

FIK memperluas jaringan kerjasama dengan berbagai universitas di luar negeri, seperti University of the Philippines Manila, Ramon Magsaysay University Manila, UNTAS (Tasmania), Dongseo University Korea, Naresuan University Thailand, Rotterdam University Belanda.

FIK Unissula juga bekerjasama dengan berbagai Rumah Sakit sebagai mitra untuk penempatan praktek mahasiswa dan penyaluran tenaga profesi. Di antaranya: RS Islam Sultan Agung, RS Internasional Awal Bross Batam, RS Internasional Awal Bross Pekanbaru, RS Internasional Awal Bross Panam, RS Dr. Adyathma , MPh, RS. Kota Semarang, RSUD Ungaran, RSUD Salatiga, RSUD Ambarawa, RSUD Salatiga, RSUD Demak, RSUD Kudus, RSUD Kendal, RSI Kendal, RSJ Amino Gondoutomo, RS Keluarga Sehat Pati, RS Qolbun Insan Mulia (QIM) Batang, RSU Islam Harapan Anda Tegal, RS PKU Muhammadiyah Cepu, URESOS Pucang Gading, Puskesmas Mangkang, Puskesmas Bangetayu, Puskesmas Genuk, Puskesmas Bandar Harjo, Puskesmas Srondol, DKK Semarang.

Prospek Lulusan

Prodi S1 Keperawatan:

Lulusan prodi S1 Keperawatan mempunyai peluang bekerja di dalam negeri dan beberapa RS berstandarInternasional, seperti: RS JIH Jogja, RS Internasional Awal BrossBatam dan Pekanbaru, selain itu juga bekerja di Luar Negeri seperti MMC (Mekkah Medical Center) dan RSQatar.Masa tunggu dalam memperoleh pekerjaan bagi lulusan relatif pendek, berdasarkan penelusuran alumni sampai angkatan ke-4 sudah terserap/mendapatkan pekerjaan sekitar 85% dan pekerjaan lulusan sesuai dengan bidang keilmuan yang dimiliki.

D3 Keperawatan:

Lulusan prodi D3Keperawatan masih banyak dibutuhkan oleh stakeholder, karena tenaga keperawatan terdiri dari perawat vokasional (lulusan D3 Keperawatan) dan perawat profesional (lulusan S1, S2 maupun S3 Keperawatan). Seperti halnya lulusan S1 Keperawatan, lulusan D3 Keperawatan juga mempunyai peluang bekerja di Luar Negeri (Internasional) berdasarkan penelusuran alumni tercatat bahwa banyak alumni D3 Keperawatan yang bekerja di RS di Negara-negara Timur Tengah seperti di Abudhabi, Qatar, Mesir dan lainnya.

Info Pendaftaran

Mari bergabung dengan Fakultas Ilmu Keperawatan Unissula dengan mendaftar segera secara online di www.pmb.unissula.ac.id dan datang langsung ke kampus Unissula Jln Raya Kaligawe KM 4 Semarang setiap hari kerja Senin – Jumat jam 08.30-15.00, Sabtu jam 08.30 -12.00 informasi lebih lanjut hotline 081 220 220 62. Jangan lupa daftar ya.

Apa saja jalur masuk jurusan di ITB?

Ada tiga jalur yang dapat kita tempuh untuk masuk ke salah satu jurusan di ITB Bandung, Sobat Pintar. Ketiga jalur masuk ITB tersebut yaitu SNMPTN, SBMPTN dan USM ITB. Tanpa tes, SNMPTN dikenal juga sebagai jalur prestasi. Sedangkan SBMPTN, as you know it, adalah jalur tes seleksi bersama masuk PTN.

Apa saja jurusan dan Fakultas yang ada di ITB?

Berikut ini merupakan daftar sekolah dan fakultas yang ada di ITB dan singkatannya. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) Untuk program studi sarjana, terdapat sekitar 47 jurusan di ITB, kebanyakan sudah memiliki akreditasi yang baik.

Apakah jurusan di ITB sudah Akreditasi?

ITB telah mendapatkan akreditasi A sejak lama secara institusi berdasarkan keputusan nomor 5234/SK/BAN-PT/Akred/PT/XII/2017 dari BAN PT. Selain itu, mayoritas program studi / jurusan di ITB telah mendapatkan akreditasi dengan peringkat A. Hebat kan?

Berapa jumlah mahasiswa di ITB?

Institut Teknologi Bandung (ITB) merupakan salah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) favorit di Indonesia terakreditasi A dengan jumlah mahasiswa sekitar 15112 orang. Ada 12 jurusan di ITB yang bisa dipilih calon mahasiswa sesuai dengan keinginannya.

Apakah anak IPS bisa ke ITB?

Meskipun identik dengan kata ‘Teknik,’ fakultas dan jurusan di ITB sangat beragam lho, Brainies. Bahkan, siswa IPS juga bisa mendaftar ke Fakultas Seni Rupa Desain (FSRD) atau Sekolah Bisnis Manajemen (SBM). Yuk, kita cari tahu jurusan kuliah IPA dan IPS yang ada di ITB!

Apakah jurusan IPA bisa masuk ITB?

JAWABAN : Bisa. Pada pelaksanaan SBMPTN, calon mahasiswa yang memilih fakultas/sekolah bidang Sains dan Teknik di ITB harus memiliki nilai UTBK SAINTEK.

Apakah ITB menerima Linjur?

Uniknya, ITB membuka kesempatan untuk lintas jurusan. Sobat Pintar dari kelas IPS/ Soshum, Bahasa, bahkan SMK pun bisa memilih jurusan atau program studi Saintek pada SBMPTN di ITB. Ada yang berminat, Sobat?

Apakah anak IPS bisa masuk seni rupa?

Hanya dua jurusan yang bisa dipilih lulusan IPS atau kategori Sosial Humaniora dalam seleksi. Pertama adalah Fakultas Seni Rupa dan Desain.

Jurusan apa saja yang bisa diambil anak IPA?

Jurusan Kuliah Favorit Anak IPA

  • Teknik Informatika. Teknik informatika di Universitas Padjadjaran menjadi program studi saintek terketat pada SNMPTN 2021.
  • 2. Farmasi.
  • Keperawatan.
  • 4. Gizi.
  • Informatika.
  • 6. Ilmu Komputer.
  • 7. Kedokteran.

Apakah di ITB ada jurusan manajemen?

Jurusan Manajemen SBM-ITB menekankan kepada para mahasiswanya untuk melaksanakan perkuliahan mayoritas berkelompok. Hampir pada setiap mata kuliah terdapat pengelompokan dalam pengerjaan tugas yang terdiri dari 3 hingga 6 mahasiswa.

Apakah anak IPA bisa masuk jurusan DKV?

Bisa. Sepertinya rata-rata jurusan dkv di jalur snmptn bisa dipilih oleh murid jurusan IPA. Ini saya ambil contohnya ISI Yogyakarta, yang walaupun prodinya cuman ada jenis kelompok soshum.

Apakah ITB menerima jalur SNMPTN?

Jakarta – Institut Teknologi Bandung (ITB) menjadi salah satu perguruan tinggi incaran mahasiswa jalur SNMPTN setiap tahunnya. ITB sendiri memiliki 50 program studi yang terbagi dalam 7 fakultas dan 5 sekolah.

Apakah SMA ada jurusan seni?

Sekolah seni juga ada di SMA, salah satunya Erudio Indonesia yang membuka program SMA dengan memadukan seni dan sains.

IPS bisa masuk jurusan apa saja?

Tidak perlu bingung, berikut ini pilihan jurusan dan gambaran peluang kerjanya yang bisa dipertimbangkan melansir laman gokampus, Sabtu (1/1/2022).

  • Ilmu Komunikasi.
  • Psikologi.
  • Hubungan Internasional.
  • Akuntansi.
  • Manajemen perbankan.
  • Hukum.
  • Sosiologi.
  • Penyiaran (broadcasting)

Jurusan seni terdiri dari apa saja?

Coba lihat berikut ini.

  • Jurusan Seni Karawitan. Bisa ditebak di mana Jurusan Seni Karawitan berada?
  • 2. Jurusan Etnomusikologi.
  • 3. Jurusan Seni Pedalangan.
  • 4. Jurusan Seni Tari.
  • Jurusan Seni Kriya.
  • 6. Jurusan Televisi dan Film.
  • 7. Jurusan Seni Rupa.
  • Jurusan Seni Musik.

Apa saja jalur masuk jurusan di ITB?

Ada tiga jalur yang dapat kita tempuh untuk masuk ke salah satu jurusan di ITB Bandung, Sobat Pintar. Ketiga jalur masuk ITB tersebut yaitu SNMPTN, SBMPTN dan USM ITB. Tanpa tes, SNMPTN dikenal juga sebagai jalur prestasi. Sedangkan SBMPTN, as you know it, adalah jalur tes seleksi bersama masuk PTN.

Apa saja jurusan dan Fakultas yang ada di ITB?

Berikut ini merupakan daftar sekolah dan fakultas yang ada di ITB dan singkatannya. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) Untuk program studi sarjana, terdapat sekitar 47 jurusan di ITB, kebanyakan sudah memiliki akreditasi yang baik.

Apakah jurusan di ITB sudah Akreditasi?

ITB telah mendapatkan akreditasi A sejak lama secara institusi berdasarkan keputusan nomor 5234/SK/BAN-PT/Akred/PT/XII/2017 dari BAN PT. Selain itu, mayoritas program studi / jurusan di ITB telah mendapatkan akreditasi dengan peringkat A. Hebat kan?

Berapa jumlah mahasiswa di ITB?

Institut Teknologi Bandung (ITB) merupakan salah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) favorit di Indonesia terakreditasi A dengan jumlah mahasiswa sekitar 15112 orang. Ada 12 jurusan di ITB yang bisa dipilih calon mahasiswa sesuai dengan keinginannya.

7 Jurusan Kuliah Favorit Anak IPA, Terketat di SNMPTN 2021

Siswa dari IPA memiliki banyak peluang untuk masuk di jurusan kuliah yang dianggap prestisius, mulai dari Kedokteran hingga jurusan Teknik. Tak heran jika tujuh jurusan kuliah rumpun Saintek ini menjadi favorit mereka. Apa saja?
Saat mendaftar di perguruan tinggi, calon mahasiswa harus memilih program studi terlebih dahulu. Program studi merupakan bagian dari jurusan kuliah. Biasanya, dalam sebuah jurusan terdapat beberapa program studi. Tetapi, ada juga jurusan yang terdiri dari satu program studi saja. Ketentuan ini tergantung pada masing-masing perguruan tinggi.

Jurusan Kuliah Favorit Anak IPA
Berdasarkan hasil SNMPTN 2021 yang disampaikan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) dalam konferensi pers daring, Senin (22/3/2021) lalu, program studi Farmasi, Keperawatan, hingga Kedokteran menjadi favorit bagi siswa SNMPTN di bidang Saintek dengan persaingan ketat.

Selain itu, beberapa jurusan yang berada di Fakultas Teknik juga menjadi incaran para siswa. Berikut jurusan kuliah favorit mahasiswa selengkapnya:

1. Teknik Informatika
Teknik informatika di Universitas Padjadjaran menjadi program studi saintek terketat pada SNMPTN 2021. Tingkat keketatan sebesar 1.00 persen atau 1:100. Artinya, dari 100 pendaftar yang diterima hanya satu orang saja.

Selama kuliah, mahasiswa akan banyak belajar seputar teknologi komputer, seperti evaluasi perangkat lunak, sistem operasi, hingga kerja komputer. Mahasiswa juga akan mempelajari tentang kecerdasan buatan hingga bahasa pemrograman. Ilmu ini tentu dibutuhkan di berbagai industri, terlebih di era digital saat ini.

2. Farmasi
Farmasi juga menjadi program studi favorit siswa SMA. Tak hanya di satu perguruan tinggi, melainkan di sejumlah perguruan tinggi. Seperti Universitas Sebelas Maret, Universitas Syiah Kuala, Universitas Padjadjaran, Universitas Diponegoro, Universitas Negeri Semarang, Universitas Hasanuddin, hingga Universitas Sumatera Utara.

Di Universitas Sebelas Maret, tingkat keketatan program studi Farmasi sebesar 1.10 persen atau 1:91. Artinya, dari 91 pendaftar hanya satu orang saja yang diterima. Tingginya animo ini tak lepas dari prospek karier lulusan Farmasi. Mereka dapat bekerja di sektor kesehatan hingga pendidikan.

3. Keperawatan
Tidak jauh seperti Farmasi, program studi Keperawatan juga menjadi favorit siswa SNMPTN bidang Saintek tahun 2021. Program studi ini memiliki persaingan ketat di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, yakni sebesar 1.25 persen atau 1:80.

Mahasiswa Keperawatan akan banyak belajar tentang ilmu sains kesehatan, dasar-dasar keperawatan, hingga berbagai jenis keperawatan, baik dari segi teori maupun teknologi yang digunakan. Prospek karier mahasiswa Keperawatan juga tidak diragukan lagi, mereka dapat terjun ke dunia kesehatan.

4. Gizi
Program studi favorit selanjutnya adalah Gizi. Di Universitas Pendidikan Indonesia, tingkat keketatan untuk program studi ini mencapai 1.43 persen atau 1:70. Persaingan ketat juga terjadi di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, yakni sebesar 1.66 persen atau 1:60.

Selama kuliah, mahasiswa akan banyak belajar tentang Gizi. Di semester awal, mahasiswa akan mempelajari beberapa mata kuliah umum dan gizi dasar yang meliputi antropologi gizi dan juga kuliner dasar untuk program vokasi.

Baca Juga: 3 Kriteria Tambahan Nilai PPPK Guru 2022, Bisa Plus sampai 100 Persen

5. Informatika
Program studi Informatika juga menjadi pilihan dari banyak siswa IPA. Meskipun tidak berhubungan dengan Ilmu Pengetahuan Alam, tetapi Informatika juga masuk dalam rumpun Saintek. Di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, tingkat keketatan program studi Informatika mencapai 1.46 persen atau 1:68. Program studi ini tidak jauh berbeda dengan Teknik Informatika di sejumlah kampus lain.

6. Ilmu Komputer
Ilmu Komputer juga menempati daftar program studi favorit di bidang Saintek, tepatnya di Universitas Negeri Jakarta. Tingkat keketatan program studi favorit ini mencapai 1.49 persen atau 1:67.

Mahasiswa Ilmu Komputer akan belajar berbagai mata kuliah tentang pemrograman, seperti Mobile Programming, Matematika Komputasi, Metode Numerik, Data Science and Analytics, hingga Algoritma.

7. Kedokteran
Kedokteran menjadi jurusan kuliah favorit siswa IPA dari berbagai wilayah Indonesia. Sebagai jurusan yang dipandang prestisius, untuk dapat diterima di program ini juga harus melewati persaingan yang ketat. Di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, persaingan Kedokteran mencapai 1.70 persen atau 1:58.

3 Kriteria Tambahan Nilai PPPK Guru 2022, Bisa Plus sampai 100 Persen

Pada seleksi PPPK Guru 2022, pelamar umum dapat memperoleh tambahan nilai pada seleksi kompetensi teknis. Pelamar umum adalah peserta lulus PPG (Pendidikan Profesi Guru) yang terdaftar di database kelulusan PPG Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dan peserta yang terdaftar di Dapodik.
Seleksi kompetensi untuk pelamar umum dilaksanakan dengan sistem CAT-UNBK. Tujuan tes tersebut adalah untuk menilai kesesuaian kompetensi teknis, manajerial, sosial, dan kultural sebagaimana standar kompetensi jabatan.

Lantas, seperti apa ketentuan tambahan nilai untuk pelamar umum? Perhatikan ketentuannya berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2022 tentang Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja untuk Jabatan Fungsional Guru pada Instansi Daerah Tahun 2022.

Baca Juga : 10 Contoh Soal Ujian Mandiri Soshum SIMAK UI, Coba Yuk!

Kriteria Tambahan Nilai PPPK Guru 2022
Peserta yang mempunyai sertifikat pendidik yang linier dengan jabatan yang dilamar, akan memperoleh tambahan nilai 100 persen dari nilai paling tinggi kompetensi teknis.
Peserta dengan disabilitas yang telah diverifikasi jenis serta derajat kedisabilitasannya sesuai jabatan yang dilamar, akan mendapat tambahan nilai 10 persen dari nilai paling tinggi kompetensi teknis.
Jika pelamar mendapat kedua tambahan nilai yang disebutkan di atas, maka nilai kompetensi teknis yang didapatkan tidak lebih dari 100 persen.
Tambahan nilai untuk pelamar umum PPPK Guru 2022 akan dihitung sebagai nilai awal masing-masing seleksi kompetensi dan merupakan bagian dari komponen yang menentukan terpenuhi/tidaknya nilai ambang batas kompetensi teknis.

Selanjutnya, pelamar umum akan dinyatakan lulus apabila nilai yang didapat dapat memenuhi nilai ambang batas dan berperingkat terbaik.

Nilai ambang Batas PPPK Guru 2022
Nilai ambang batas atau passing grade untuk pelamar umum terdiri dari:

Nilai ambang batas kompetensi teknis
Nilai ambang batas kumulatif kompetensi manajerial dan sosial kultural
Nilai ambang batas wawancara

Apabila nanti ditemukan pelamar umum dengan nilai akhir yang sama, maka hasil kelulusan akan ditentukan berdasarkan:

Nilai kompetensi teknis paling tinggi
Jika nilai kompetensi teknis masih sama, maka akan ditentukan berdasarkan nilai kumulatif kompetensi manajerial dan sosial kultural yang paling tinggi.
Apabila nilai kompetensi manajerial dan sosial kultural masih sama, maka akan ditentukan kembali dengan nilai wawancara tertinggi.
Jika nilai wawancara masih sama, maka kelulusan ditentukan berdasarkan usia yang tertua.
Pelamar umum PPPK Guru 2022 dapat memilih seluruh sekolah di Indonesia yang belum terpenuhi dari pelamar prioritas. Peserta juga dapat terus memantau informasi melalui kanal-kanal terkait seperti situs resmi atau media sosial Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek.

Dana Abadi Rp 7 Triliun untuk PTN Badan Hukum dari Pemerintah, Buat Apa?

Bekerjasama dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan LPDP Kementerian Pendidikan dan Budaya, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) meluncurkan program Merdeka Belajar episode ke-21 yakni Dana Abadi Perguruan Tinggi. Program ini ditujukan untuk mendukung world class university serta kemandirian pendanaan perguruan tinggi negeri (PTN).
Dalam program ini telah disiapkan dana Rp 7 Triliun untuk berbagai perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTNBH) di Indonesia. Dari dana tersebut, kisaran bunganya di tahun 2022 sebesar Rp 455 Miliar, kemudian di tahun 2023 Rp 350 miliar, dan tahun 2024 Rp 500 miliar.

Baca Juga : PPDB Sumut 2022 Tahap Daftar Ulang Dimulai Hari Ini, Bagaimana Tata Caranya?

“7 Triliun ini yang akan dikelola oleh LPDP dan bunganya setiap tahunnya akan disalurkan ke PTNBH yang berhasil meningkatkan dana abadinya masing-masing, ” ujar Nadiem Makarim dalam siaran langsung program Merdeka Belajar episode ke-21: Dana Abadi Perguruan Tinggi di kanal YouTube Kemendikbud RI, Senin (27/6/2022).

Melalui program ini diharapkan PTNBH tidak hanya mengandalkan pemerintah serta uang kuliah tunggal (UKT) dalam pendanaan universitasnya. Melainkan bisa mengelola Dana Abadi yang diberikan untuk mendapatkan pendanaan lebih besar melalui kerja sama swasta, internasional, serta donasi alumni.

Hal inilah yang juga dilakukan universitas kelas dunia seperti Harvard Business School, Massachusetts Institute of Technology (MIT), dan Nanyang Technological University (NTU). Ketiga universitas tersebut mampu mendapatkan donasi fantastis untuk mendukung kemajuan mahasiswa dan kampus di tahun 2022. Ada MIT yang berhasil mendapat target donasi $ 80 juta dengan target alumni yang menyumbang sebanyak 40.000 orang. Kemudian juga NTU yang memiliki total donasi $ 40 juta dolar singapura yang diberikan bantuan untuk 1.900 mahasiswanya. Lalu ada Harvard Business School yang memiliki total donasi $ 162 juta di tahun 2022 dengan total 10.500 alumni yang menyumbang.

Dari situ dapat dilihat bahwa setiap PTN perlu meningkatkan kemandirian pendanaannya untuk mendukung meningkatkan dana abadinya, tenaga pendidik, beasiswa, riset, dan lain sebagainya. Adapun terkait penerimaan dana abadi yang dibantu LPDP, Menteri Nadiem menegaskan hanya bisa diberikan pada PTNBH.

“Alasannya sangat sederhana, karena hanya PTNBH yang punya secara regulasi kemampuan dan hak mengelola aset finansial secara independen,” tutur Nadiem.

Nadiem menjelaskan program ini mendorong PTNBH untuk memiliki dana abadi secara mandiri, dan belajar caranya mengelola dana abadi seperti universitas di seluruh dunia. Melalui program ini Kemendikbudristek dan Kemenkeu melalui LPDP akan melihat peningkatan kualitas PTNBH dalam mengelola dana abadinya. Kemudian barulah ditentukan pengalokasian bunga dari dana abadi Rp 7 Triliun yang dikelola LPDP.

PPDB Sumut 2022 Tahap Daftar Ulang Dimulai Hari Ini, Bagaimana Tata Caranya?

Hasil Penerimaan Peserta Didik Baru Sumatera Utara (PPDB Sumut) 2022 untuk jenjang SMA dan SMK telah diumumkan baik bagi tahap 1 dan 2. Tahapan selanjutnya bagi peserta yang lolos dapat mulai melakukan pendaftaran ulang mulai hari ini Senin, 27 Juni 2022 hingga 2 Juli 2022.

Dikutip dari Petunjuk Teknis PPDB Sumut, tahap daftar ulang ini ditujukan bagi peserta PPDB tahap 1 dan tahap 2 tanpa dipungut biaya apapun. Bagi peserta yang dinyatakan lulus namun tidak melakukan pendaftaran ulang pada sekolah pilihannya, maka peserta dianggap mengundurkan diri dan digantikan oleh peserta lainnya.

Baca Juga : 10 Universitas Prodi Matematika Terbaik di Asia, Ada Kampus Indonesia?

Tata Cara Pendaftaran Ulang PPDB Sumut 2022

1. Peserta didik yang telah dinyatakan lulus PPDB melakukan pendaftaran ulang di sekolah yang dituju dengan membawa seluruh dokumen asli dan fotocopy sesuai dengan seleksi atau jalur yang dipilih pada saat mendaftar. Daftar dokumen dapat dilihat pada http://ppdb.disdik.sumutprov.go.id/public/persyaratan.html

2. Proses pendaftaran ulang yang dilakukan di sekolah wajib mematuhi protokol kesehatan COVID-19

3. Verifikasi dokumen dilakukan sekolah sebelum dimulainya Tahun Pelajaran 2022/20223, jika ditemukan pemalsuan dokumen maka akan diproses sesuai dengan aturan hukum yang berlaku dan dicabut haknya sebagai peserta didik baru

Sebelumnya, hasil PPDB Sumut 2022 tahap 1 telah diumumkan pada 30 Mei 2022, sementara PPDB Sumut 2022 diumumkan pada 25 Juni 2022 lalu. Cara melihat hasil seleksi masih sama. Peserta hanya perlu memasukkan jalur seleksi dan sekolah pilihan dalam pencarian.

Bagi peserta PPDB Sumut 2022 tahap 1 dan 2 yang terlewat untuk melihat hasil pengumuman, peserta dapat mengunjungi laman https://ppdb.disdik.sumutprov.go.id/ pada bagian Hasil Seleksi. Berikut langkah-langkahnya secara rinci:

Cara Cek Pengumuman PPDB Sumut 2022

1. Buka ppdb.disdik.sumutprov.go.id

2. Pilih menu Hasil Seleksi

3. Kemudian pilih Sekolah/Jurusan

4. Lalu pilih jalur Zonasi, Afirmasi, Perpindahan Orang Tua/Wali, Prestasi Nilai Rapor, atau Prestasi Hasil Lomba

5. Daftar nama peserta yang lolos akan ditampilkan

Demikian cara cek hasil seleksi dan tata cara daftar ulang di PPDB Sumut 2022.

Tunjangan Insentif Guru Madrasah Non PNS Cair Akhir Juni 2022 Rp 250 Ribu

Proses pencairan tunjangan insentif bagi guru madrasah non PNS telah memasuki tahap akhir. Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menegaskan tunjangan ini secara bertahap akan segera cair di bulan Juni 2022.
“Hasil cek terakhir ke jajaran Ditjen Pendidikan Islam sudah terbit Surat Perintah Pembayaran Dana. Jika begitu, maka KPPN akan segera menyalurkan anggaran yang sudah teralokasi di RKAKL Kementerian Agama,” kata Menag dalam keterangan resminya, Kamis (16/6/2022).

Dana tersebut nantinya masuk ke Rekening Bank Penyalur insentif guru madrasah bukan PNS. Dengan progres ini, Menag meminta tunjangan intensif untuk guru madrasah non PNS sudah diterima pada akhir Juni 2022.

Baca Juga : Beasiswa Aperti BUMN Telkom University, Tanpa Ujian Tulis-Kuliah Gratis

Menurut Gus Men, panggilan akrabnya, insentif ini diberikan pada guru non PNS di tingkat Raudlatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA).

Besar tunjangan intensif untuk tiap guru non PNS adalah Rp 250 ribu/bulan dipotong pajak. Tunjangan selama enam bulan berturut-turut ini adalah pengakuan negara pada jasa guru dalam mencerdaskan bangsa.

Tunjangan intensif tersebut akan diberikan pada 216 guru madrasah non PNS. Menag berharap, tunjangan ini dapat memotivasi para guru non PNS untuk memperbaiki layanan pendidikan pada para siswa.

“Saya berharap, tunjangan ini bisa memotivasi guru madrasah bukan PNS untuk lebih berkinerja dalam meningkatkan mutu dan layanan pendidikan. Jasa mereka sangat besar dalam peningkatan kualitas proses belajar-mengajar dan prestasi,” kata Gus Men.

Insentif diberikan kepada guru yang memenuhi kriteria dan sesuai kuota. Total kuota telah dibagi secara proporsional berdasarkan jumlah guru pada tiap provinsi.

Jawa Timur tercatat sebagai provinsi dengan jumlah penerima tunjangan intensif terbanyak, karena besarnya total guru non PNS di wilayah tersebut. Tunjangan akan disalurkan langsung ke rekening para guru non PNS.

Terkait kriteria guru madrasah non PNS penerima tunjangan intensif, berikut penjelasannya:

1. Aktif mengajar di RA, MI, MTs atau MA/MAK dan terdaftar di program SIMPATIKA (Sistem Informasi Manajemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama)

2. Belum lulus sertifikasi

3. Memiliki Nomor PTK Kementerian Agama (NPK) dan/atau Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK)

4. Guru yang mengajar pada satuan administrasi pangkal binaan Kementerian Agama

5. Berstatus sebagai Guru Tetap Madrasah (prioritas dengan pengabdian paling lama)

6. Memenuhi kualifikasi akademik S-1 atau D-IV

7. Memenuhi beban kerja minimal 6 jam tatap muka di satminkalnya

8. Bukan penerima bantuan sejenis yang dananya bersumber dari DIPA Kementerian Agama.

9. Belum usia pensiun (prioritas guru yang usianya lebih tua)

10. Tidak beralih status dari guru RA dan Madrasah

11. Tidak terikat sebagai tenaga tetap pada instansi selain RA/Madrasah

12. Tidak merangkap jabatan di lembaga eksekutif, yudikatif, atau legislatif

Selain memenuhi kriteria dan kuota per provinsi, pemerintah juga mengutamakan dua kelompok guru non PNS madrasah sebagai penerima tunjangan intensif. Mereka adalah guru tertua dan yang mengabdi paling lama.

Setelah semua ketentuan dipenuhi, sistem informasi guru dan tenaga kependidikan Kemenag Simpatika akan menyatakan guru madrasah non PNS tersebut layak bayar. Hal ini dibuktikan dengan Surat Keterangan Layak Bayar.

7 Profesor Termuda di Dunia, Ada Orang Indonesia?

Rekor profesor termuda di dunia dipegang oleh Alia Sabur asal New York, Amerika Serikat. Dia dinobatkan sebagai profesor Konkuk University di Seoul, Korea Selatan saat berusia 18 tahun.
Adakah profesor termuda lainnya? Cek daftar berikut.

7 Profesor Termuda di Dunia

1. Alia Sabur
Alia Sabur baru berusia 18 tahun ketika menjadi profesor di Departemen Advanced Technology Fusion di Konkuk University di Seoul, Korea Selatan. Ini menjadikannya profesor termuda yang pernah ada dalam sejarah.

Gelar profesor termuda Sabur ini telah didukung oleh Guinness World Records dan dia masih memegang rekor ini sampai sekarang.

Baca Juga : Diakui Internasional, Lima Prodi Fakultas Farmasi Unpad Raih Akreditasi dari Jerman

2. Colin Maclaurin
Sebelum Alia Sabur memecahkan rekornya pada tahun 2008, Colin Maclaurin memegang rekor sebagai profesor termuda di dunia selama 291 tahun. Maclaurin berusia 19 tahun ketika dia menjadi profesor matematika di Marischal College di University of Aberdeen.

3. Erik Demaine
Erik Demaine mendapatkan gelar sarjana dari Dalhousie University di Kanada saat berusia 14 tahun. Kemudian ia berhasil menjadi profesor termuda di universitas top dunia Massachusetts Institute of Technology (MIT) saat berusia 20 tahun.

4. Charles Homer Haskins
Charles Homer Haskins belajar untuk PhD di Universitas John Hopkins dan mulai mengajar di sekolah saat usianya baru 19 tahun. Dua tahun kemudian, pada usia 22 tahun, ia berhasil menjadi seorang profesor.

5. Terence Tao
Terence Tao sudah menunjukkan kemampuan matematika yang luar biasa sejak usia 9. Saat dia berusia 16 tahun, Tao menerima gelar sarjana dan master dari Universitas Flinders.

Tao memperoleh gelar PhD pada tahun 1996 pada usia 21 tahun. Kemudian pada tahun itu, Tao mulai mengajar di UCLA dan dia dipromosikan menjadi profesor termuda.

6. Stephen Wolfram
Berbeda dengan kebanyakan profesor muda lainnya, Stephen Wolfram sempat dikira sebagai anak yang lambat belajar karena dia tidak bisa melakukan aritmatika dasar.

Namun ternyata, Wolfram hanya bosan karena tugas yang terlalu sederhana. Dia unggul setelah dia menemukan matematika dan sains yang lebih tinggi seperti kalkulus dan fisika.

Pada usia 17 tahun, Wolfram masuk St. John’s College di Oxford. Kemudian melanjutkan untuk mendapatkan gelar PhD dalam fisika partikel dan ditawari posisi mengajar di Caltech pada usia 21 tahun.

7. Charles Fefferman
Charles Fefferman adalah ahli matematika yang sanggup menguasai kalkulus sebelum dia berusia 12 tahun. Saat berusia 14 tahun, dia menghadiri Princeton untuk mendapatkan gelar PhD dalam matematika.Fefferman menjadi profesor di University of Chicago.

Itulah daftar 7 profesor termuda di dunia yang tercatat dalam sejarah dunia pendidikan. Di Indonesia sendiri, ada dua orang yang patut dibanggakan karena mendapat gelar profesor termuda.

Keduanya adalah Nelson Tansu dan Agus Pulung Sasmito. Nelson berhasil diangkat sebagai profesor muda di Universitas Wisconsin Madison, Amerika Serikat, sebelum usia 25 tahun.

Sementara Agus Pulung Sasmito menempung jenjang professorship dan menjadi pengajar serta peneliti di McGill University pada tahun 2013 saat berusia 32 tahun.

Secara umum, seseorang bisa menjadi profesor dan menyelesaikan pendidikan S3 pada kisaran umur 25-30 tahun bahkan 40 tahun. Terlebih ada syarat lain yang harus dipenuhi agar seseorang bisa menjadi profesor.

Di Indonesia, syarat pengajuan profesor diatur dalam PermenpanRB no 46. Selain tingkat pendidikan hingga Doktor atau S3, orang tersebut juga harus memiliki pengalaman kerja sebagai dosen paling singkat hingga 10 tahun.

Diakui Internasional, Lima Prodi Fakultas Farmasi Unpad Raih Akreditasi dari Jerman

Akreditasi dibutuhkan oleh lembaga pendidikan sebagai tanda atau jaminan mutu. Akreditasi internasional baru saja diraih oleh lima program studi (prodi) di Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran.
Dikabarkan melalui situs resmi Unpad (16/6) pada awal April lalu terdapat lima program studi di Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran yang berhasil meraih akreditasi internasional ASIIN (Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik) yang berbasis di Jerman. Tentu hal ini menjadi kabar positif karena kampus Indonesia, khususnya Unpad mendapat pengakuan kualitas pendidikan secara internasional.

Baca Juga : Menyambut Perguruan Tinggi dan Pusat Riset Dunia di IKN

Adapun lima prodi tersebut, yaitu Sarjana Farmasi, Profesi Apoteker, Magister Farmasi, Magister Farmasi Klinis, dan Doktor Farmasi. Sertifikat akreditasi tersebut resmi dirilis ASIIN pada awal April lalu.

Dekan Fakultas Farmasi Unpad Prof. Dr. Apt. Ajeng Diantini, M.Si., menjelaskan, perolehan akreditasi internasional ini tercapai secara alamiah. Artinya semua prodi di Fakultas Farmasi terus berupaya mempertahankan dan meningkatkan mutu pendidikan, berusaha agar relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Upaya Unpad masuk ke 500 peringkat perguruan tinggi dunia, menjadi penguatan motivasi bagi Fakultas Farmasi untuk melanjutkan langkah ke akreditasi internasional,” ujar Prof. Ajeng.

Lebih lanjut, Prof. Ajeng juga mengatakan bahwa proses pengajuan akreditasi ini telah berjalan selama dua tahun. Proses penilaian/asesmen tidak jauh berbeda dengan asesmen akreditasi nasional yang dilakukan LAM-PTKes. Akreditasi internasional ini menekankan pada standarisasi kemampuan lulusan melalui evaluasi ketercapaian outcome prodi.

Outcome prodi sendiri ditetapkan bersama-sama prodi sejenis dengan dukungan asosiasi profesi dan asosiasi pendidikan tinggi farmasi berdasarkan standar kompetensi apoteker yang ditetapkan bersama.

“Proses akreditasi baik nasional maupun internasional dilakukan oleh Lembaga akreditasi atas permintaan perguruan tinggi/ program studi untuk melakukan kaji ulang dan evaluasi terhadap kriteria/standar mutu program studi sehingga terjadi perbaikan proses pembelajaran yang kontinyu. Melalui sistem penjaminan mutu inilah yang memungkinkan apakah suatu prodi bisa terakreditasi internasional atau tidak,” jelasnya

ASIIN sendiri merupakan lembaga akreditasi internasional yang mendorong kerja sama dengan mitra industri dan lainnya agar terbangun kualitas yang berstandar internasional. Lembaga ini juga mendorong agar mitra praktisi professional terlibat dalam proses pendidikan yang modern dalam universitas. Subyek spesifik yang diperhatikan adalah perbaikan berkesinambungan yang direkognisi secara internasional.

Setelah mendapat sertifikat akreditasi ini, Unpad mendapat catatan untuk perlu melakukan evaluasi dalam segi fasilitas kampus yang ramah disabilitas. Prof. Ajeng mengatakan, ASIIN sangat memperhatikan kebutuhan fasilitas untuk orang difabel, sehingga diharapkan perguruan tinggi yang dinilai menjadi kampus yang ramah disabilitas. Hal lainnya yang juga menjadi sorotan adalah optimalisasi alat-alat praktikum.

Akreditasi ASIIN yang sudah diraih ini berlaku selama lima tahun. Namun, penetapan masa berlaku akreditasi akan dilakukan setelah proses evaluasi yang akan dilakukan ASIIN di tahun berikutnya. “Ada satu tahun masa penilaian dulu. Setelah satu tahun, baru nanti akan berlaku lima tahun,” imbuhnya.

Diakui Prof Ajeng, dengan perolehan akreditasi skala internasional ini menjadi satu tantangan bagi Unpad untuk mempertahankan capaian yang sudah ada. Prof. Ajeng menilai, Fakultas Farmasi Unpad harus bisa menyesuaikan diri dengan setiap kondisi zaman, sehingga akan tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Alhamdulillah, Farmasi walaupun kecil tetapi dosennya luar biasa kompak.Untuk mencapai posisi Farmasi seperti sekarang ini bukan karena persiapan dari sekarang, tetapi sudah dirintis sejak pertama berdiri,” jelas Prof. Ajeng.

Unpad sendiri pada tahun 2021 lalu mengajukan 43 program studi yang dipersiapkan untuk mendapatkan akreditasi internasional. Akreditasi internasional tersebut dipersiapkan untuk lembaga Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik (ASIIN), Agency for Quality Assurance through Accreditation of Study Programs (AQAS), dan Foundation for International Business Administration Accreditation (FIBAA).

Menyambut Perguruan Tinggi dan Pusat Riset Dunia di IKN

Pendidikan menjadi instrumen fundamental suatu bangsa. Pendidikan adalah modal utama membangun sumber daya manusia handal. Tak ada satupun negara maju tanpa adanya sumber daya unggul. Intelektualitas adalah syarat mutlak menjadi negara maju.

Pendidikan merupakan instrumen masa depan dalam merebut panggung dunia. Ketergantungan dunia terhadap teknologi mutakhir sangat memengaruhi semua aspek kehidupan. Media sosial menjadi wabah tak terkecuali di bidang pendidikan. Sistem kegiatan belajar mengajar beralih dari luring (offline) menjadi daring (online). Pada saat pandemi melanda dunia, pemerintah berjibaku menyiapkan sistem belajar dengan sistem daring (online). Namun kendala terjadi ketika infrastruktur tidak merata dan wilayah Indonesia yang sangat luas. Rangkaian tantangan tersebut, menjadikan Indonesia berupaya membangun fasilitas dan infstruktur pendidikan di wilayah 3T (terluar, terdalam, dan terdepan).

Dengan demikian pemerataan akses pendidikan terutama pendidikan tinggi (universitas) menjadi pekerjaan rumah menahun bagi pemerintah. Rencana Presiden Joko Widodo membangun pusat pendidikan internasional di Ibu Kota Negara (IKN) yang baru merupakan sebuah angin segar. Kita sambut dengan suka cita bahwa bangsa Indonesia akan memiliki universitas kelas dunia. Apalagi universitas ini telah mendapat rekognisi seorang Guru Besar Harvard University. Adalah Prof. Dr. Roberta Malee Basset yang memuji rencana menjadikan IKN sebagai pusat pendidikan internasional.

Pujian Guru Besar Harvard tersebut terendus ketika Billy Mambrasar menyelesaikan tugas akhirnya kepada Guru Besar yang juga seorang ahli Pendidikan Tinggi Bank Dunia tersebut dan memuji rencana pembangunan kampus berskala internasional di IKN.

Prof. Basset memuji langkah nyata pemertaan Presiden Jokowi untuk membangun sebuah perguruan tinggi dengan kualitas internasional. Memusatkan diri pada pengembangan teknologi dan sumber daya manusia yang berkelanjutan. Menurtnya hal ini menjadi investasi penting dalam membangun perguruan tinggi based on science and technology yang akan mendorong Indonesia naik level menjadi negara maju.

Rekonisi dari seorang Guru Besar ini menjadi bukti bahwa pendidikan di Indonesia siap berpacu berkompetisi dengan negara maju lainnya. Apalagi jika perguruan tinggi tersebut mampu menjawab harapan dan cita-cita yang melahirkan saintis-saintis kelas dunia.

Adapun strategi sebagai pijakan awalnya menggunakan pendekatan steering, sebuah paradigma Bank Dunia yang menyusun komponen terdiri dari pembangunan diversifikasi sistem pendidikan tinggi, mengoptimalkan teknologi, menjamin akses dan biaya yang terjangkau bagi semua kalangan, optimalisasi sumber daya efisien, dan menjamin proses belajar mengajar yang tahan di segala kondisi.

Tentu kita berharap dibangunnnya perguruan tinggi kelas dunia membawa perubahan bagi bangsa. Sebagai sebuah bangsa yang memiliki akar historis kokoh, tentu pendidikan tinggi tidak hanya mentransfer pengetahuan, tapi juga nilai kenusantaraan yang egaliter, inklusif, dan harmoni dengan alam. Kita berharap lahir ilmuwan-ilmuwan tangguh, kompeten, dan berdaya saing tinggi. Di saat yang sama, mereka mampu menjawab tantangan krisis iklim dan budaya manusia modern yang tidak ramah pada alam dan lingkungan.

Karena sejatinya pendidikan tidak hanya transfer of knowledge, tapi juga transfer of value. Membangun jiwa dan raga bangsa Indonesia tanpa tercerabut dari akar budaya dan historisnya.